Mete Gunungkidul Pernah Tembus Kanada, Kini Bidik Pasar Nasional
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Ilustrasi./Reuters-Mike Hutchings
Harianjogja.com, SEMANU – Sumber air di Bribin II di Dusun Sindon, Kalurahan Dadapayu macet sejak 2017 lalu dan hingga sekarang belum bisa beroperasi. Upaya menghidupkan kembali akan dilakukan mulai tahun depan.
Direktur Utama Perusahaan Umum Air Minum Daerah (Perumdam) Tirta Handayani, Toto Sugiharto mengatakan, proyek sumber air Sindon atau Bribin II dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO). Meski demikian, operasional sumber ini bisa memberikan manfaat ke Perumdam guna memasok kebutuhan air ke masyarakat.
BACA JUGA : Warga Gunungkidul Siap-Siap Krisis Air, Pompa Air Bribin Rusak
Meski demikian, sambung dia, sejak 2017 lalu, sumber di Dadapayu ini tidak bisa berfungsi karena instalasi pompa rusak karena terjangan Badai Cempaka. Hingga sekarang kerusakan tersebut belum diperbaiki karena baru ada rencana redesain ulang di 2021.
“Tahun depan mulai ada rencana ulang pengoperasian dan perbaikan kemungkinan baru terlaksana setahun berikutnya,” kata Toto kepada wartawan, Selasa (29/12/2020).
Menurut dia, mangkraknya instalasi di Sindon berdampak terhadap pasokan air ke masyarakat. Pasalnya, kapasitas produksinya berkurang karena di Sidon (pada saat operasi) bisa menghasilkan air sebesar 50 liter per detik sehingga berpengaruh terhadap pasokan.
“Dalam upaya perbaikan nantinya kapasitas akan ditingkatkan menjadi 60 liter per detik. Untuk perbaikan, kami juga sudah koordinasi dengan BBWSSO,” ujarnya.
Ditambahkan Toto, mangkraknya sumber Sindon juga berpengaruh terhadap upaya pengelolaan di sumber Bribin I. Hal ini terjadi karena keduanya berada satu jalur sungai bawah tanah. Ia menjelaskan, dengan tidak beroperasinya sumber Sindon membuat debit air di Bribin I semakin tinggi. Akibatnya pada saat terjadi kerusakan, upaya pemeliharaan menjadi terganggu.
BACA JUGA : PROYEK BRIBIN GUNUNGKIDUL : Bribin II Sepenuhnya Masih Dikelola Jerman
“Di Sindon kan dibendung sehingga saat tidak instalasi tidak berfungsi, maka tampungan air semakin besar dan berpengaruh pada ketinggian di Bribin I,” katanya.
Anggota DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S mengatakan, potensi sumber air di Gunungkidul sangat melimpah, salah satunya berada di sumber Bribin. Namun demikian, potensi tersebut belum terkelola dengan baik sehingg masih ada wilayah yang mengalami kekeringan, khususnya pada saat kemarau.
“Ini yang harus dipecahkan sehingga air bisa tersebar merata untuk kebutuhan masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Mac Mini M6 mulai US$899. The Verge mengusulkan Mac Neo berchip iPhone dengan desain tanpa kipas dan estimasi harga US$499.
Agen AI OpenAI mengakses file nonpublik di portal statistik Medicare Australia saat menjalankan tugas riset. OpenAI baru melaporkannya hampir tiga bulan kemudia
Tren menggunakan ampas kopi untuk membersihkan kloset viral di media sosial. Benarkah efektif? Ini manfaat dan risiko ampas kopi bagi saluran pembuangan.
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock.
Cristiano Ronaldo mengejar 1.000 gol karier dan ingin membawa Portugal menjuarai UEFA Nations League 2026/2027 bersama Jorge Jesus.