Pemkab Sleman Terus Tambah Kapasitas Bed Pasien Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
30 Desember 2020 23:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman bakal menambah jumlah tempat tidur di rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 pasca masuk dalam daftar enam besar daerah dengan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 tertinggi di Indonesia berdasarkan data dari Kemenkes RI.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo mengatakan jika pihaknya bakal meneruskan imbauan Menteri Kesehatan. Yakni, dengan menambahkan kapasitas ruang isolasi kritikal dan non kritikal sekitar 35 persen.

"Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman bakal meneruskan imbauan Menkes, semua RS diharapkan menambah kapasitas ruang isolasi kritikal dan non kritikal sekitar 35 persen," ujar Joko pada Rabu (30/12/2020).

Joko menyebutkan jika keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan pasien Covid-19 di wilayah kabupaten Sleman mencapai sekitar 85 persen. Walaupun, angka tersebut masif fluktuatif.

"Dinamis sekali ya, kemarin saya baca Sleman sudah terisi 85 persen, tapi itu dinamis sekali, yang jelas kapasitas ruang isolasi di Sleman kalau total dengan Sardjito ada 220," jelasnya.

Penambahan tempat tidur bagi pasien Covid-19 nantinya akan menyasar sejumlah rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 di wilayah kabupaten Sleman dan satu RS yang masuk di wilayah kabupaten Bantul. Diantaranya RSUP Dr Sardjito, RSA UGM, dan RSPAU Hardjolukito.

"Rencananya Sardjito akan ditambah, RSA UGM akan ditambah, Hardjolukito juga mau ditambah. Jadi, kemungkinan itu masih bisa dari Sleman melempar ke kota ataupun ke Bantul," imbuhnya.

Joko tidak menampik jika Kementerian Kesehatan meminta agar masing-masing rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 di wilayah kabupaten Sleman untuk menambah kapasitas ruang isolasinya sebanyak minimal 30 persen. Oleh karena itu, pihaknya bakal menyurati RS untuk segera melakukan penambahan tempat tidur bagi pasien Covid-19.

"Sesuai imbauan dari Kemenkes kemarin masing-masing rumah sakit untuk menambah kapasitas ruang isolasi minimal 30 persen, ya nanti kita teruskan edaran itu untuk bersurat ke RS untuk menambah (tempat tidur di ruang isolasi pasien Covid-19)," ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengungkapkan sejumlah daerah dengan keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan pasien virus corona tertinggi. Tercatat ada enam daerah yang menjadi sorotan Kemenkes.