Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Bripka Tri Asih menunjukan nanas bagong hasil budi dayaannya, Selasa (5/1/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Brigadir Kepala (Bripka) Tri Asih merupakan anggota Polsek Sanden yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Murtigading. Di samping ketugasannya sebagai anggota polisi, dia juga sukses dalam budi daya nanas bagong di rumahnya di Dusun Piring 1 RT03, Desa Murtigading, Kecamatan Sanden.
Nanas yang dibudidayakan bukan nanas biasa, namun nanas bagong yang memiliki berat 4-7 kilogram per biji, “Dinamakan bagong karena bentuk buahnya yang besar,” kata Tri Asih saat ditemui di rumahnya, Selasa (5/1/2020).
Dia memiliki ratusan pohon nanas di sekitar rumahnya. Hobinya budi daya nanas bagong dia mulai sejak enam tahun lalu, saat itu ibunya pulang dari Sumatera membawa beberapa nanas yang ukurannya besar. Ujung nanas itu ia tanam di halaman rumah dan ternyata berbuah. Selain berbuah pohon nanas tersebut juga muncul tunas-tunas baru sehingga tunas tersebut ia pindahkan ke dalam pot-pot hingga akhirnya berkembangbiak sampai banyak.
Baca juga: Langgar Prokes, Kafe dan Warung Burjo di Concat Ditutup Petugas
Dia rawat pohon-pohon nanas tersebut sampai berbuah. Untuk perawatannya sendiri tidak perlu repot, karena pohon nanas termasuk tanaman yang tahan dalam cuaca apapun. Dia hanya menyiramnya sehari sekali di sore atau pagi hari sebelum berangkat kerja. Selain itu cukup dengan pupuk kandang sekali.
Setelah nanas tumbuh besar dan muncul bakal buah, ia gunting beberapa daunnya supaya pertumbuhan buah maksimal. “Dari mulai tunas yang ditanam butuh waktu sampai tujuh bulan timbul buah dan butuh waktu sampai sembilan bulan untuk dipanen,” kata Tri Asih.
Sukses dengan ujicoba budi daya nanas bagong, ibu dari dua anak ini terus memperbanyak tanaman nanas. Selain di rumahnya pembudidayaan nanas bagong juga dikembangkan oleh kakaknya di desa yang sama dengan jumlah ribuan pohon. Buah nanasnya sudah di jual sampai pasar dengan harga Rp10.000 per kilogram.
Soal rasa tidak jauh berbeda dengan nanas pada umumnya, hanya dagingnya lebih tebal, lebih banyak kandungan airnya, manis, dan ada sedikit kecutnya, serta tidak gatal di tenggorokan. Cara makannya bisa dikupas atau bisa langsung seperti makan buah semangka.
Baca juga: Sejumlah Sekolah di Sleman Ini Dinilai Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka dengan Prokes
Banyaknya buah nanas ukuran besar di halam rumahnya menarik warga berdatangan yang ingin budi daya nanas Bagong. Tri Asih juga dengan sabar memberikan pelatihan cara budi daya nanas tersebut pada warga. Perempuan berusia 38 tahun tersebut merasa senang jika warga ingin membudidayakannya untuk ketahanan pangan keluarga.
Terkait dengan tugasnya sebagai anggota polri, Tri Asih mengaku tidak terganggu, karena cara merawat nanas Bagong cukup mudah, tidak harus dirawat setiap saat, namun cukup di waktu luang selepas tugas atau sebelum berangkat tugas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Bupati Sleman Harda Kiswaya meminta petugas meningkatkan kesiapsiagaan drainase, irigasi, dan infrastruktur air menghadapi musim hujan.
PSI Singapura masuk kategori tidak sehat menjelang F1 2026. FIA menyebut balapan tetap diperkirakan berjalan, tetapi hiburan bisa dibatasi.
Claude Haiku 5.5 resmi dirilis dengan harga mulai Rp1.791 per 1 juta token dan dirancang untuk pekerjaan AI berulang dalam volume besar.
Persib dan Borneo FC langsung ke perempat final League Cup 2026/2027. Sebanyak 36 klub berebut enam tiket tersisa.
Suzuki V-Strom SX mendapat warna baru di India dengan harga sekitar Rp38 juta. Mesin 249 cc tetap dipertahankan.