BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Bripka Tri Asih menunjukan nanas bagong hasil budi dayaannya, Selasa (5/1/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Brigadir Kepala (Bripka) Tri Asih merupakan anggota Polsek Sanden yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Murtigading. Di samping ketugasannya sebagai anggota polisi, dia juga sukses dalam budi daya nanas bagong di rumahnya di Dusun Piring 1 RT03, Desa Murtigading, Kecamatan Sanden.
Nanas yang dibudidayakan bukan nanas biasa, namun nanas bagong yang memiliki berat 4-7 kilogram per biji, “Dinamakan bagong karena bentuk buahnya yang besar,” kata Tri Asih saat ditemui di rumahnya, Selasa (5/1/2020).
Dia memiliki ratusan pohon nanas di sekitar rumahnya. Hobinya budi daya nanas bagong dia mulai sejak enam tahun lalu, saat itu ibunya pulang dari Sumatera membawa beberapa nanas yang ukurannya besar. Ujung nanas itu ia tanam di halaman rumah dan ternyata berbuah. Selain berbuah pohon nanas tersebut juga muncul tunas-tunas baru sehingga tunas tersebut ia pindahkan ke dalam pot-pot hingga akhirnya berkembangbiak sampai banyak.
Baca juga: Langgar Prokes, Kafe dan Warung Burjo di Concat Ditutup Petugas
Dia rawat pohon-pohon nanas tersebut sampai berbuah. Untuk perawatannya sendiri tidak perlu repot, karena pohon nanas termasuk tanaman yang tahan dalam cuaca apapun. Dia hanya menyiramnya sehari sekali di sore atau pagi hari sebelum berangkat kerja. Selain itu cukup dengan pupuk kandang sekali.
Setelah nanas tumbuh besar dan muncul bakal buah, ia gunting beberapa daunnya supaya pertumbuhan buah maksimal. “Dari mulai tunas yang ditanam butuh waktu sampai tujuh bulan timbul buah dan butuh waktu sampai sembilan bulan untuk dipanen,” kata Tri Asih.
Sukses dengan ujicoba budi daya nanas bagong, ibu dari dua anak ini terus memperbanyak tanaman nanas. Selain di rumahnya pembudidayaan nanas bagong juga dikembangkan oleh kakaknya di desa yang sama dengan jumlah ribuan pohon. Buah nanasnya sudah di jual sampai pasar dengan harga Rp10.000 per kilogram.
Soal rasa tidak jauh berbeda dengan nanas pada umumnya, hanya dagingnya lebih tebal, lebih banyak kandungan airnya, manis, dan ada sedikit kecutnya, serta tidak gatal di tenggorokan. Cara makannya bisa dikupas atau bisa langsung seperti makan buah semangka.
Baca juga: Sejumlah Sekolah di Sleman Ini Dinilai Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka dengan Prokes
Banyaknya buah nanas ukuran besar di halam rumahnya menarik warga berdatangan yang ingin budi daya nanas Bagong. Tri Asih juga dengan sabar memberikan pelatihan cara budi daya nanas tersebut pada warga. Perempuan berusia 38 tahun tersebut merasa senang jika warga ingin membudidayakannya untuk ketahanan pangan keluarga.
Terkait dengan tugasnya sebagai anggota polri, Tri Asih mengaku tidak terganggu, karena cara merawat nanas Bagong cukup mudah, tidak harus dirawat setiap saat, namun cukup di waktu luang selepas tugas atau sebelum berangkat tugas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Skandal orang hilang di Jeju mencuat setelah polisi diduga memalsukan laporan. Seorang petugas ditahan dan empat perwira senior dicopot.
Mahanni Yulindha Pratiwi atau Linda Benny terpilih sebagai Wakil Bupati Klaten dengan 49 suara untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
BMKG memprakirakan cuaca DIY Kamis 27 Agustus 2026 didominasi cerah dengan suhu 24–31°C. Warga diminta tetap waspada terhadap cuaca.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul merilis jadwal resmi pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk periode bulan Agustus 2026.