Geopark Gunungsewu Akan Dinilai Lagi UNESCO, Ini Persiapan Gunungkidul
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sekolah di Gunungkidul mulai menyebarkan angket kepada wali murid terkait dengan kebijakan pembelajaran di sekolah selama pandemi Covid-19. Salah satunya dilakukan di SMP Negeri 1 Karangmojo, diharapkan angket tersebut menjadi salah satu dasar untuk penetapan kebijakan dalam kegiatan pembelajaran.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Karangmojo, Suhartati mengatakan, hingga sekarang pihaknya masih menerapkan program pembelajaran jarak jauh. Namun demikian, berdasarkan surat edaran terbaru dari dinas pendidikan pemuda dan olahraga ada kebijakan baru karena sekolah diperbolehkan menggelar kegiatan tatap muka di sekolah.
Meski demikian, hal tersebut belum dilakukan karena masih menunggu rekomendasi dari gugus tugas di tingkat Kapanewon Karangmojo. Selain itu, sambung dia, pihak sekolah juga meminta pertimbangan dari wali murid mengenai kebijakan pertemuan tatap muka melalui angket. “Kami mulai kumpulkan pendapat orang tua melalui angket,” katanya, Selasa (5/1/2020).
Suhartati berharap proses ini berjalan dengan lancar sehingga di pertengahan Januari sudah ada kepastian terkait dengan kebijakan pembelajaran di sekolah pada saat pandemi. “Jika nanti layak dan aman maka pelajaran tatap muka bisa dilaksanakan,” tutur dia.
Kepala Bidang SMP, Didsikpora Gunungkidul Kisworo mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan Surat Edaran No.421/2566/UM tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap pada Tahun Ajaran 2020-2021 di Masa Pandemi Covid-19 pada Lingkungan Satuan Pendidikan di Kabupaten Gunungkidul tertanggal 30 Desember 2020. Isi dari surat edaran tersebut menyerahkan sepenuhnya kegiatan belajar ke masing-masing sekolah.
“Ya kalau sudah aman dan memiliki fasilitas pendukung, sekolah bisa menggelar pembelajaran tatap muka sesuai dengan SKB empat menteri,” katanya.
Meski demikian, apabila sekolah belum siap, maka diperbolehkan untuk tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan program belajar di rumah. “Kami berharap untuk kebijakan dalam pembelajaran, sekolah-sekolah berkoordinasi dengan tim gugus tugas yang ada di kapanewon,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
Menag Nasaruddin Umar menilai pendidikan pesantren perlu mengembangkan kemampuan intelektual sekaligus kebersihan hati, nurani, dan spiritualitas.
Luhut Binsar Pandjaitan membahas mekanisme pembayaran utang Whoosh dengan pejabat China. Pemerintah sebelumnya menyiapkan tenor hingga 80 tahun.
Dubes RI Jose Tavares mengingatkan WNI mewaspadai perekrutan tentara bayaran di Rusia melalui agen dan tawaran kerja bergaji besar.
Prabowo meneriakkan “Free Palestine” lima kali dalam resepsi 100 tahun Gontor. Dubes Palestina kemudian memberikan keffiyeh kepada Presiden.