DPRD Gunungkidul Soroti Proyek Strategis yang Belum Jalan
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sekolah di Gunungkidul mulai menyebarkan angket kepada wali murid terkait dengan kebijakan pembelajaran di sekolah selama pandemi Covid-19. Salah satunya dilakukan di SMP Negeri 1 Karangmojo, diharapkan angket tersebut menjadi salah satu dasar untuk penetapan kebijakan dalam kegiatan pembelajaran.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Karangmojo, Suhartati mengatakan, hingga sekarang pihaknya masih menerapkan program pembelajaran jarak jauh. Namun demikian, berdasarkan surat edaran terbaru dari dinas pendidikan pemuda dan olahraga ada kebijakan baru karena sekolah diperbolehkan menggelar kegiatan tatap muka di sekolah.
Meski demikian, hal tersebut belum dilakukan karena masih menunggu rekomendasi dari gugus tugas di tingkat Kapanewon Karangmojo. Selain itu, sambung dia, pihak sekolah juga meminta pertimbangan dari wali murid mengenai kebijakan pertemuan tatap muka melalui angket. “Kami mulai kumpulkan pendapat orang tua melalui angket,” katanya, Selasa (5/1/2020).
Suhartati berharap proses ini berjalan dengan lancar sehingga di pertengahan Januari sudah ada kepastian terkait dengan kebijakan pembelajaran di sekolah pada saat pandemi. “Jika nanti layak dan aman maka pelajaran tatap muka bisa dilaksanakan,” tutur dia.
Kepala Bidang SMP, Didsikpora Gunungkidul Kisworo mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan Surat Edaran No.421/2566/UM tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap pada Tahun Ajaran 2020-2021 di Masa Pandemi Covid-19 pada Lingkungan Satuan Pendidikan di Kabupaten Gunungkidul tertanggal 30 Desember 2020. Isi dari surat edaran tersebut menyerahkan sepenuhnya kegiatan belajar ke masing-masing sekolah.
“Ya kalau sudah aman dan memiliki fasilitas pendukung, sekolah bisa menggelar pembelajaran tatap muka sesuai dengan SKB empat menteri,” katanya.
Meski demikian, apabila sekolah belum siap, maka diperbolehkan untuk tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan program belajar di rumah. “Kami berharap untuk kebijakan dalam pembelajaran, sekolah-sekolah berkoordinasi dengan tim gugus tugas yang ada di kapanewon,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Jonatan Christie tersingkir di Malaysia Masters 2026 usai kalah tiga gim dari Hu Zhe An, fokus beralih ke Singapura Open.
Tagihan listrik rumah naik? AC, kulkas, mesin cuci hingga kebiasaan kecil bisa jadi penyebab utama boros energi di rumah.
Luciano Spalletti dikabarkan siap mundur dari Juventus jika gagal membawa klub lolos ke Liga Champions musim depan.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
DPRD DIY siapkan Raperda perlindungan karst yang lebih luas, mencakup seluruh ekosistem dari ancaman pembangunan hingga pertambangan. Simak detailnya di sini.