MJM 2026 Pecahkan Rekor, UMKM dan Budaya Ikut Terdongkrak
MJM 2026 di Prambanan pecahkan rekor peserta, dorong UMKM, budaya, dan aksi lingkungan berkelanjutan.
Gunung Merapi difoto dari kawasan Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DIY, Rabu (18/11/2020). /ANTARA FOTO-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, SLEMAN- Guguran lava pijar dan awan panas guguran Gunung Merapi yang mengarah ke Barat Daya, tidak membuat warga lereng Merapi sisi Barat panik. Hingga kini, belum ada laporan warga Turi yang mengungsi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan mengatakan pengungsian warga lereng Merapi disesuaikan dengan rekomendasi BPPTKG. Berdasar pemetaan, katanya, kawasan sisi barat Merapi jaraknya relatif jauh dari puncak. Paling dekat adalah Dusun Tunggularum, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi yang berjarak antara tujuh hingga delapan kilometer.
Sedangkan sisi selatan Merapi, dusun terdekat adalah Turgo di Kalurahan Purwobinangun Pakem, dan Ngandong Tritis Girikerto Turi. Jaraknya dengan puncak Merapi sekitar 6 km. Hingga kini, ujarnya, BPPTKG merekomendasikan prakiraan bahaya maksimal 5 kilometer dari puncak. Artinya, untuk Sleman, zona bahaya mencakup Dusun Kalitengah Lor Glagaharjo, Kepuharjo Kaliadem, dan Pelemsari Umbulharjo.
"Kami masih menunggu rekomendasi dari BPPTKG. Selama belum ada perluasan zona bahaya maksimal lima kilometer, maka BPBD Sleman masih mengikuti rekomendasi tersebut," kata Makwan, Kamis (7/1/2020).
Meskipun begitu, katanya, jika BPPTKG merekomendasikan dilakukan evakuasi terhadap 195 KK Dusun Tunggularum, Wonokerto, Turi, maka BPBD sudah siap melakukannya. Di Wononerto saat ini terdapat empat lokasi barak yang disediakan, di kantor Kalurahan Wonokerto, gedung SD Banyuurip, SD Ngangkruk, dan pendopo objek wisata Ledok Lempong.
"Semua fasilitas kebutuhan dasar di barak sudah dilengkapi termasuk penyekatan bilik. Tetapi kami tidak mau tergesa-gesa mengambil kebijakan pengungsian karena warga sendiri khawatir dengan resiko penularan Covid-19 dan belum ada rekomendasi dari BPPTKG," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MJM 2026 di Prambanan pecahkan rekor peserta, dorong UMKM, budaya, dan aksi lingkungan berkelanjutan.
Daya saing Indonesia turun ke peringkat 48 dunia pada 2026. Infrastruktur dan efisiensi bisnis menjadi faktor utama yang menekan posisi RI.
Dugaan uang Rp20 juta ke oknum BEM UBK memicu kecaman alumni. IKA UBK mendesak sanksi tegas dan klarifikasi terbuka kepada publik.
Pemulihan aset Kejagung tembus Rp19,6 triliun pada 2025. BPA terus memburu aset koruptor dan mengelola ribuan aset rampasan negara.
Kemenkeu mulai mengembalikan dana SAL Rp300 triliun yang ditempatkan di Himbara ke Bank Indonesia secara bertahap guna menjaga stabilitas keuangan.
Sultan HB X menerbitkan Keputusan penunjukan Paku Alam X sebagai Plh Gubernur DIY untuk menjalankan tugas harian pemerintahan dari 24 Juni hingga 1 Juli 2026.