3 Dokter dan 2 Perawat Terinfeksi Covid-19, IGD RSUD Wates Ditutup Sementara

Ilustrasi. - Antarafoto/Aswaddy Hamid
08 Januari 2021 17:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak tiga dokter dan dua perawat yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wates terinfeksi Covid-19. Akibatnya layanan IGD ditutup untuk sementara waktu.

Penutupan layanan itu berlaku selama tiga hari terhitung mulai Jumat-Minggu (8-10/1/2021). Selama penutupan, ruang IGD disterilisasi dan kontak erat dari kasus positif dilakukan swab test.

"Selama penutupan ini layanan gawat darurat dialihkan ke RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati kepada awak media, Jumat (8/1/2021) sore.

BACA JUGA: Tembus 379 Sehari, Kasus Covid-19 di Jogja 2 Hari Pecah Rekor

Baning mengatakan munculnya kasus tersebut berawal dari salah satu dokter yang menunjukkan gejala terinfeksi Covid-19. Terhadapnya, dilakukan swab test dengan hasil positif. "Kemudian dilakukan tracing, hasilnya ada dua dokter dan perawat dari ruangan yang sama [IGD] juga terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya.

Gugus tugas masih menyelidiki penyebab kasus pertama itu terinfeksi virus. Dugaan sementara dokter itu tertular saat menangani pasien Covid-19. "Mengingat ini layanan di IGD jadi ada dugaan yang bersangkutan tertular pasien positif yang ditanganinya," ucap Baning.

Dikatakan Baning, kelima tenaga medis itu sekarang dalam kondisi stabil. Oleh karenanya mereka diperbolehkan menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Dengan adanya lima kasus ini, maka total tenaga medis dan kesehatan di Kulonprogo yang terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 42 orang. Sementara akumulasi kasus di Kulonprogo hingga Jumat (8/1/2021) telah mencapai 1.191 kasus, dengan rincian 519 sembuh, 296 selesai isolasi, 331 isolasi mandiri, 23 isolasi di rumah sakit dan 22 meninggal dunia.