Di Balik Gelar Dunia Spanyol Ada Filosofi yang Tak Biasa
Luis de la Fuente sukses membawa Spanyol juara Piala Dunia 2026. Filosofi kebersamaan dan kekuatan tim menjadi kunci keberhasilan La Roja.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Rencana vaksinasi terhadap 6.329 tenaga kesehatan di Bantul mulai Kamis (14/1/2021) mendatang dipastikan mundur. Sebab, Bantul, bersama dengan Kulonprogo dan Gunungkidul tidak akan mendapatkan jatah vaksin Sinovac pada termin pertama.
“Ada skala prioritas. Berdasarkan koordinasi dengan Kepala Dinkes DIY, DIY hanya mendapatkan 26.800 vaksin. Jumlah itu diprioritaskan untuk nakes DIY, Kota Jogja dan Sleman,” kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho, Rabu (13/1/2021).
Sedangkan untuk Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul, baru akan mendapatkan jatah vaksin pada termin kedua. Di mana, lanjut Abed, dengan telah datangnya vaksin Sinovac curah yang akan dikemas oleh Biofarma, maka vaksinasi untuk tiga kabupaten tersebut baru bisa dilakukan dua pekan mendatang.
Baca juga: Kota Jogja dan Sleman Peroleh Gelontoran Vaksin Pertama
“Untuk Bantul, baru kemungkinan bisa dilakukan pada awal Februari,” lanjut Abed.
Menurut Abed, sejatinya Bantul sudah sangat siap menerima vaksin. Hal ini ditandai dengan telah siapnya sarana dan prasarana baik kesiapan rantai dingin vaksin, tempat penyimpanan dan tenaga vaksinator.
“Untuk penyimpanan sendiri akan dilakukan di cold chain di Dinas Kesehatan. Kami punya 9 refigeran dan siap. Petugas juga siap jaga pagi dan sore,” paparnya.
Kesiapan lain, ungkap Abed ditunjukkan untuk lokasi vaksinasi (faskes mampu Covid-19). Di mana telah ada 27 puskesmas, 6 rumah sakit dan 1 poliklinik siap menggelar vaksinasi. Untuk vaksinator, ada 8 sampai 10 petugas dipersiapkan di setiap faskes mampu Covid-19.
“Jadi klo dihitung-hitung. Sekali pelayanan ada tiga jam, di mana satu jam ada 20 orang mampu divaksin, jika tak ada kendala dalam sepekan, semua nakes sudah tervaksin. Tapi kan vaksinasi ini enggak boleh ganggu pelayanan. Sehingga pelaksanaan diserahkan ke masing-masing faskes,” kata Abed.
Baca juga: Pulihkan Ekonomi, Pemkab Bantul Percepat Belanja
Di sisi lain, meski dipastikan akan mengalami pemunduran jadwal menerima vaksin, Dinkes Bantul dan RSUD Panembahan Senopati Bantul tetap menggelar simulasi vaksinasi.
“Langkah simulasi ini dilakuan sebagai upaya pengecekan dan kesiapan untuk menggelar vaksin. Nantinya kami juga akan menggelar vaksinasi kepada 10 tokoh, agar masyarakat tahu jika vaksin itu aman, halal dan bermanfaat,” terang Kepala Dinkes Bantul Agus Budiraharja, terpisah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Luis de la Fuente sukses membawa Spanyol juara Piala Dunia 2026. Filosofi kebersamaan dan kekuatan tim menjadi kunci keberhasilan La Roja.
Pemkot Jogja menambah 10 Sekolah Siaga Kependudukan pada 2026. Dengan tambahan ini, seluruh SMP dan MTs di Kota Yogya ditargetkan telah berstatus SSK.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan El Nino tidak akan mengganggu ketahanan pangan Indonesia. Stok beras nasional mencapai 5,24 juta ton dan produk
Mobil Eropa bekas kini bisa dibeli mulai Rp70 jutaan. Simak 10 rekomendasi BMW, Mercedes-Benz, Audi hingga Volvo yang masih layak dipinang.
Film dokumenter Lisa BLACKPINK berjudul Always Lalisa akan tayang perdana di TIFF 2026. Film ini mengungkap perjalanan karier solo dan kehidupan personal sang i
Tim SAR Gabungan menemukan Taufan Aktafiama, korban tenggelam di Sungai Oya Imogiri, Bantul, pada hari kedua pencarian. Korban ditemukan sekitar lima meter dari