Bukan Cuma Cepat, Ini Kelebihan Marc Marquez Menurut Bos Aprilia
Massimo Rivola menilai Aprilia bisa belajar dari kecerdasan Marc Marquez dalam mengelola risiko dan mengamankan poin di MotoGP 2026.
Ilustrasi perampokan dan perampasan./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL - Polres Bantul memberikan perhatian khusus terkait dengan peningkatan tingkat kerawanan yang terekam selama 2020 lalu.
Jika sebelumnya, Bantul berada di peringkat ketiga di bawah Kota Jogja, pada 2020 ternyata berbeda. Berdasarkan data dari Polda DIY sepanjang 2020, Bantul menempati peringkat kedua di bawah Sleman dalam hal jumlah total kasus dan kerawanan.
Di mana Sleman memiliki total kasus kejahatan sebanyak 1.522 kasus. Sedangkan Bantul memiliki 851 kasus sepanjang 2020. Kota Jogja di peringkat ke tiga dengan total kasus mencapai 587 kasus, Kulonprogo di peringkat keempat dengan 523 kasus dan Gunungkidul di peringkat kelima dengan 213 kasus.
BACA JUGA : Rawan Kriminalitas, 9 Ruas Jalan di Sleman Ini Bakal
Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono menilai peningkatan kasus dan kerawanan yang ada di wilayahnya disumbang dari meningkatnya mobilitas penduduk di Bantul.
“Saat ini Bantul mengalami perkembangan yang menghadirkan mobilitas penduduknya tinggi setelah Sleman. Jadi tidak lagi bisa dibilang daerah pertanian," kata Kapolres Bantul, Rabu (13/1/2021).
Lebih lanjut Kapolres menyampaikan, akibat adanya mobilitas tersebut dan didukung dengan perubahan kawasan dari pertanian ke pemukiman telah berdampak kepada peningkatan daya tarik termasuk dalam hal kejahatan.
BACA JUGA : Dibegal Rombongan Klithih di Gamping, Urat Tangan
Untuk itu, Polres Bantul saat ini menilai ada beberapa kapanewon yang menjadi wilayah prioritas untuk pengawasan keamanan. Selain daerah yang berbatasan dengan Kota Jogja, seperti Banguntapan, Sewon, dan Kasihan, Polres juga menaruh perhatian kepada kapanewon Kretek.
“Kawasan pantai juga masuk prioritas kami. Kami ingin paling tidak menurunkan angka kriminalitas, dengan patroli dan penyelesaian hukum,” papar Kapolres.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Massimo Rivola menilai Aprilia bisa belajar dari kecerdasan Marc Marquez dalam mengelola risiko dan mengamankan poin di MotoGP 2026.
UGM memberikan voucer makan gratis untuk 47 mahasiswa terdampak gempa NTT yang bisa diambil dua kali sehari selama masa darurat.
Bawaslu DIY memperkuat literasi kepemiluan melalui Bawaslu Membelajarkan Volume Dua dengan membahas tata kelola dan manajemen tahapan Pemilu.
Kredit bank syariah DIY tumbuh 6,38%, sementara konvensional turun 0,36%. OJK ungkap faktor yang memengaruhi perbedaan pertumbuhan.
Wamenag minta dugaan keracunan santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diinvestigasi. Dapur pemasok MBG dihentikan sementara.
Trump mengusulkan Selat Hormuz berganti nama menjadi Selat Trump di tengah konflik AS-Iran dan ketegangan perdagangan minyak global.