Perbaikan Jalur Evakuasi Merapi yang Rusak Tak Bisa Dalam Waktu Dekat

Luncuran awan panas Gunung Merapi menuju hulu Sungai Krasak sekitar pukul 12.44 WIB terlihat dari Kawasan Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (7/1/2021). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
15 Januari 2021 17:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Realisasi perbaikan jalur evakuasi di Dusun Tunggularum, Desa Wonokerto, Turi, Sleman dan dusun Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman, belum akan dilaksanakan dalam waktu dekat. 

Pasalnya, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman masih menghitung biaya yang dibutuhkan untuk melakukan perbaikan.

Kepala DPUPKP Kabupaten Sleman Taufiq Wahyudi mengatakan jika pihaknya masih fokus soal menghitung berapa biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki di dua jalur evakuasi tersebut. Selang satu hari setelah melakukan inspeksi ke sejumlah dusun yang berpotensi terdampak bencana Gunung Merapi pada Rabu (13/1/2021 lalu, DPUPKP kemudian berkoodinasi baik dengan Sekda Sleman, BKAD Sleman, maupun BPBD Kabupaten Sleman.

"Kemudian, masalah anggaran juga ya, karena kan pakai Belanja Tak Terduga (BTT), nah untuk bulan Januari ini kan belum mulai, kemungkinan besar bulan Februari (pelaksanaan perbaikan jalur evakuasi)," ujar Taufiq saat dikonfirmasi pada Jumat (15/1/2021).

Ketika disinggung mengenai siapa yang akan mengeksekusi, Taufiq mengaku fleksibel. Artinya, jika memang diperintahkan untuk melakukan perbaikan pihaknya juga siap untuk mengeksekusinya. Akan tetapi, jika mengaca terhadap upaya perbaikan jalan di lereng Gunung Merapi, BPBD Kabupaten Sleman juga melakukan hal yang sama dengan menggunakan skema pembiayaan dari BTT.

"Jadi kalau yang garap (perbaikan jalan) itu gampang ya, seperti 2020 lalu itu kan BPBD juga melakukan perbaikan jalan di jalur Evakuasi Suruh-Singlar. Lantas, DPUPKP juga pernah memperbaiki jalur evakuasi di Plosokerep. Jadi, nanti siapa yang akan menggarap memang belum diputuskan. Namun, jika kota diperintahkan ya kita siap untuk menggarap," terangnya.

Sebelumnya, kerusakan jalan masih ditemukan di sejumlah titik jalur evakuasi Gunung Merapi yang ada di wilayah kabupaten Sleman. Pertama, jalur evakuasi yang berada di desa Wonokerto, Turi, Sleman. Kemudian, jalur evakuasi yang berada di desa Purwobinangun, Pakem, Sleman.