Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Luncuran awan panas Gunung Merapi menuju hulu Sungai Krasak sekitar pukul 12.44 WIB terlihat dari Kawasan Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (7/1/2021)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA--Erupsi Gunung Merapi masih terus terjadi. Dalam sepekan terakhir terjadi setidaknya 282 guguran lava pijar dan 19 kali guguran awan panas. Keduanya mengarah ke barat daya yakni menuju hulu sungai Krasak dan Boyong.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida dalam laporan mingguan dari pengamatan 15-21 Januari, mencatat lava pijar memiliki jarak luncur maksimal 1 km.
Sementara pada guguran awan panas tercatat memiliki jarak luncur maksimal 1,8 km yang terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal 60 mm dan durasi terlama 209 detik. “Sejak pertama kali kemunculannya pada 7 Januari hingga 21 Januari total terjadi 26 kali guguran awan panas,” ujarnya, JUmat (21/1/2021).
BACA JUGA: 2 Hari Berutur-turut Pecah Rekor, Jogja Tambahn 478 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam
Analisis morfologi area puncak berdasarkan foto dari sektor barat daya pada 21 Januari terhadap 14 Januari menunjukkan adanya perubahan karena aktivitas guguran dan perkembangan kubah lava baru. Per 21 Januari, volume kubah lava 2021 terukur sebesar 104.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan rata-rata 19.000 meter kubik per hari.
Pada aktivitas kegempaan, tercatat 19 kali Awanpanas guguran (AP), 27 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 176 kali gempa Fase Banyak (MP), 836 kali gempa Guguran (RF), 30 kali gempa Hembusan (DG) dan delapan kali gempa Tektonik (TT). Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih rendah dibandingkan minggu lalu.
Sementara deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 0,8 cm per hari. Dengan catatan ini, probabilitas erupsi Gunung Merapi masih didominasi efusif sebesar 43,2%, disusul eksplosif 20%, Crypto eksplosif 18,8% dan Intrusi 17,9%.
“Data pemantauan seismic, deformasi dan gas menurun. Tidak ada tekanan magama berlebih yang mencerminkan tambahan suplai magma. Intensitas erupsi terhitung masih rendah melihat kecepatan pertumbuhan kubah lava. Jarak awan panas juga masih cukup jauh dari permukiman yang berjarak 6,5 km,” katanya.
Pada minggu ini terjadi hujan dengan intensitas curah hujan tertinggi sebesar 33 mm per jam selama 75 menit di Pos Kaliurang pada tanggal 21 Januari. Meski demikian, tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.
Dengan tingkat aktivitas ini, status Gunnung Merapi saat ini masih Siaga, dengan potensi bahaya berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor Selatan-Barat Daya meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.