Lebih dari 1.000 Tenaga Kesehatan di Kota Jogja Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
22 Januari 2021 20:07 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Kota Jogja telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 suntikan tahap pertama. Hingga Kamis (21/1/2021) malam, sekitar 17 persen nakes yang terverifikasi telah menjalani vaksinasi.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi pada Kamis (21/1/2021) melam menjelaskan jika dari 7.744 nakes yang terdaftar, sekitar 7.348 nakes siap divaksin. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.469 nakes telah divaksin atau setara 17,29 persen.

"Untuk registrasi harus sudah dapat kiriman SMS dari sistem aplikasi untuk vaksinasi. Selanjutnya diminta mengisi sejumlah pertanyaan dan nanti akan mendapatkan pemberitahuan kapan dan dimana vaksinasinya. Proses pengisian ini memang orang tidak bisa cepat," jelasnya.

BACA JUGA: Soal Nasib Perpanjangan Kebijakan Pembatasan, Begini Kata Pemda DIY

Tidak semua nakes disebutkan Heroe memenuhi persyaaratan vaksinasi. Heroe mencatat ada 232 nakes yang pernah terpapar covid, 1386 yang memiliki komorbid, 220 nakes tengah hamil dan 465 nakes menyusui. Vaksinasi tahap pertama memang diprioritaskan untuk nakes, namun masyarakat nantinya juga dapat vaksinasi sesuai tahapan yang ada. "Pada saatnya setiap warga yang akan memperoleh vaksinasi akan mendapatkan pemberitahuan bagaimana, dimana dan kapan vaksinasi dilakukan," tuturnya.

Menurut Heroe, sebenarnya jumlah vaksin tersedia sudah diterima Pemkot Jogaja. Namun bila dilihat jumlahnya, vaksin yang diberikan baru bisa satu kali injeksi vaksin untuk seluruh Kota Jogja. "Artinya untuk suntikan kedua masih menunggu ketersediaan vaksin," ujarnya.

"Kita akan melakukan injeksi kedua mulai 28 Januari besok. Yaitu setelah 14 hari dari injeksi yamg pertama lalu. Kalau waktu ya sampai April dengan rata-rata perhari antara 200-300 yang divaksin maka bisa lebih cepat selesainya tahap pertama nakes teraebut," terang Heroe

Heroe menargetkan pada akhir Februari vaksinasi ke seluruh nakes bisa selesai. "Kalau dari hitungan sekitar akhir Februari atau awal Maret sudah bisa selesai. Dengan catatan proses registrasinya lancar dan kiriman vaksin juga sudah tersedia," pungkasnya.