Ribuan Orang Bersaing Isi 34 Lowongan Tenaga Harian Lepas Gunungkidul

Bangsal Sewokoprojo, Pemkab Gunungkidul - Harian Jogja/David Kurniawan
12 Februari 2021 16:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Animo masyarakat untuk menjadi tenaga harian lepas (THL) di lingkup Pemkab Gunungkidul sangat tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah pelamar yang mendaftar.

Hingga pendaftaran ditutup pada Rabu (10/2/2022), ada 1.740 orang yang mendaftar secara online. Sementara, kebutuhan formasi di organisasi perangkat daerah hanya 34 lowongan.

Kepala Bidang Formasi dan Data Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Reni Linawaty, mengatakan rekrutmen untuk THL sudah ditutup karena masa pendaftaran secara online telah berakhir sejak Rabu lalu. Menurut dia, rekrutmen kini memasuki seleksi administrasi untuk memastikan berapa jumlah pelamar yang akan mengikuti tahapan tes kompetensi bidang. “Masih proses dan secepatnya akan kami umumkan hasil seleksi administrasi,” kata Reni, Jumat (12/2/2021).

Ia tidak menampik jumlah peminat untuk menjadi THL sangat tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah pelamar yang mendaftar secara online ada sebanyak 1.740 orang. “Yang dibutuhkan hanya 34 formasi,” katanya.

Meski demikian, tidak semua pelamar yang menyelesaikan proses hingga akhir. Dari 1.740 pelamar, hanya 1.064 orang yang melakukan submit pelamaran. “Pelamar yang ikut submit itulah yang diproses guna mengikuti seleksi administrasi,” katanya.

Tahapan rekrutmen tidak berbeda jauh dengan proses rekrutmen calon pegawai negeri sipil. Setelah pendaftaran akan dilakukan seleksi administrasi. Bagi yang lolos akan mengikuti tes kompetensi dasar yang dilanjutkan dengan tes kompetensi bidang.

Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan, untuk rekrutmen THL suda dalam proses. Ia berharap pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar dari sampai awal pendaftaran hingga pengumuman pelamar yang lolos seleksi.

Selain itu, Drajad berharap kepada para pelamar untuk mempersiapkan diri dengan baik. Hal ini dikarenakan kelulusan pelamar pada setiap tahapan tergantung dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki. Apabila ada pihak-pihak yang menawarkan jasa dan menjanjikan dapat diterima menjadi THL di lingkungan Pemkab Gunungkidul dengan meminta imbalan tertentu, hal tersebut merupakan penipuan. “Jadi harus berhati-hati dan panitia tidak bertanggung jawab apabila ada penipuan yang berkedok bisa memuluskan menjadi THL,” katanya