Ditemukan 3.489 Pelanggaran PPKM selama Libur Imlek di DIY, Termasuk Kerumunan di Rumah Makan

Suasana Malioboro yang ditutup untuk kendaraan bermotor setelah pukul 19.00 WIB pada masa PTKM, Sabtu (23/1/2021). - Harian Jogja/Sirojul Khafid
15 Februari 2021 20:27 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Libur Imlek yang disambung akhir pekan kali ini berlangsung pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), termasuk di DIY. Berdasarkan hasil patroli Satpol PP DIY pada 11-14 Februari, tercatat setidaknya terjadi 3.489 pelanggaran PPKM.

Kepala Satpol PP DIY< Noviar Rahmad, menjelaskan pelanggaran didominasi dengan penerapan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, sebanyak 1.555 pelanggar. “terbanyak kedua pelanggaran jam operasional sebanyak 1.274 tempat usaha,” katanya, Senin (15/2/2021).

BACA JUGA: LPSK Persilakan Dino Patti Djalal Ajukan Perlindungan Hukum

Pelanggaran terbanyak lainnya yakni pembatasan kapasitas sebanyak 608 pelaku usaha dan work from office 50% sebanyak 79 kantor. Pada periode yang sama, pihaknya memberikan sanksi meliputi 1.311 teguran lisan, 682 surat peringatan, 120 penutupan sementara, 1.142 sanksi sosial dan 234 pengamanan KTP.

Pada libur Imlek dan akhir pekan tersebut Satpol PP DIY juga masih menemukan adanya kerumunan yang didominasi oleh tempat makan. “Tanggal 14 ada 18 pelanggaran kerumunan, kebanyakan di rumah makan,” katanya.