Groundbreaking PSEL Jogja Ditarget Juni 2026
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji-Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA--Terkait naiknya angka kemiskinan di DIY, Sekda Kadarmanta Baskara Aji, menjelaskan saat ini ekonomi DIY dan Indonesia pada umumnya sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Pada kondisi darurat, ia mengklaim bantuan sosial sudah mengkover masyarakat miskin di DIY.
Seperti diketahui, berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), Jumlah penduduk miskin di DIY naik menjadi 503,14 ribu orang. Jika dibandingkan Maret 2020, terjadi peningkatan penduduk miskin sebanyak 27,4 ribu penduduk, atau sebesar 5,76%. Covid-19 dinilai menjadi salah satu pemicunya.
“Selama periode September 2019-September 2020, persentase penduduk miskin juga mengalami peningkatan dari 11,44% menjadi 12,80%,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Sugeng Arianto, Senin (15/2/2021).
BACA JUGA: Jumlah Pelanggar PTKM di Sleman Diklaim Turun
Bila merujuk data kemiskinan seluruh Indonesia, angka kemiskinan di DIY tersebut melebihi rata-rata angka kemiskinan di tingkat nasional yang hanya sekitar 10,19%. DIY bahkan masuk dalam 16 besar wilayah yang angka kemiskinannya melebihi rata-rata nasional.
“Kalau kita lihat DTKS sekitar 500.000 KK, sementara bantuan sosial tunai sudah ada sekitar 750.000 KK. Jauh di atas DTKS kita.Sehingga harapanya mereka yang dulu di atas garis kemiskinan sekarang tergelincir di bawah sudah terkover bantuan sosial,” katanya, Senin (15/2/2021).
Meski demikian ia mengakui bantuan sosial tidak bisa menyelesaikan masalah. Kedepan, langkah yang perlu diambil adalah bagaimana menggerakkan ekonomi masyarakat. “Pertama, kami akan gunakan cara padat karya pada setiap aktivitas di desa. Supaya mereka mendapat bantuan tapi dari bekerja sebagai padat karya,” ujarnya.
Kedua yakni pemberian relaksasi kepada mereka yang punya hutang di bank dengan mengurangi bunga atau menunda angsuran supaya para pelaku ekonomi dapat bergerak dulu. “Di belakang perusahaan ada karyawan, di belakang karyawan ada keluarga. Harapanya dengan begitu kalau ekonomi bisa bergerak naik akan meningkatkan daya beli masyarakat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
KPK mendalami dugaan pemberian uang dari PT Blueray Cargo kepada oknum Ditjen Bea Cukai dengan memeriksa Iskandar HP Sitorus sebagai saksi.
Pengangguran DIY naik menjadi 70.560 orang pada Mei 2026. BPS dan Disnakertrans mengungkap penyebab serta strategi menekan TPT.
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Pelaku pencurian HP yang viral di Kasihan, Bantul, berhasil ditangkap polisi setelah rekaman CCTV dan informasi warga mengungkap identitasnya.
Pemkab Banyumas mengkaji pengadaan motor listrik untuk kepala desa dan penilik sekolah demi efisiensi operasional serta mendukung kendaraan ramah lingkungan.