Korupsi Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Dua Pegawai Perseroda Dijerat
Kejari Boyolali menetapkan dua pegawai PT Aneka Karya Boyolali sebagai tersangka dugaan korupsi penyaluran pupuk bersubsidi periode 2023-2025.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Kasus konfirmasi yang dinyatakan sembuh dari infeksi COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam 24 jam terakhir bertambah 135 orang, sehingga total angka pulih dari paparan virus corona baru tersebut per Kamis, menjadi 6.387 orang.
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Bantul dalam keterangan resmi pada Kamis (18/2/2021) malam, menyebut pasien sembuh itu terbanyak dari Kecamatan Kasihan 26 orang, disusul Kecamatan Sewon 19 orang, kemudian Kecamatan Bantul 18 orang, dan Banguntapan 17 orang.
BACA JUGA: Penggunaan Masker Berlapis Sangat Disarankan
Selanjutnya dari Kecamatan Sedayu 11 orang, Pajangan 10 orang, Pandak tujuh orang, Jetis tujuh orang, Imogiri enam orang, sisanya dari Piyungan empat orang, Sanden tiga orang, Kretek tiga orang, Bambanglipuro dua orang, Srandakan satu orang, Pundong satu orang.
Sementara itu, untuk kasus konfirmasi positif COVID-19 dalam periode yang sama bertambah 66 orang, berasal dari Kecamatan Kasihan 19 orang, Bantul 12 orang, Banguntapan sembilan orang, Bambanglipuro enam orang, dan Sewon enam orang.
Kemudian dari Kretek tiga orang, Piyungan tiga orang, Pandak dua orang, Pleret dua orang, sisanya dari Kecamatan Pundong, Pajangan, Jetis dan Imogiri masing-masing satu orang, dengan demikian total kasus positif COVID-19 di Bantul menjadi 7.243 orang.
Sedangkan untuk kasus positif COVID-19 yang meninggal pada hari ini bertambah empat orang berasal dari Kecamatan Sewon dua orang dan Banguntapan satu orang, Kasihan satu orang, sehingga totalnya menjadi 218 kasus kematian.
Dengan penambahan kasus sembuh, positif dan meninggal itu, maka pasien positif COVID-19 domisili Bantul yang masih menjalani isolasi maupun perawatan di rumah sakit lapangan dan rujukan berjumlah 638 orang.
Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Bantul Helmi Jamharis mengatakan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tingkat kabupaten yang dilanjutkan dengan pembatasan berbasis mikro di Bantul, selama hampir sebulan terakhir efektif menurunkan jumlah pasien COVID-19 yang menjalani isolasi.
"PPKM mikro berdasarkan Instruksi Bupati Nomor 5 Tahun 2021 ternyata dapat berjalan efektif di Bantul, terbukti ada penurunan angka pasien yang signifikan, dari angka yang sebelumnya di atas 1.000 orang (1 Februari) saat ini hanya pada angka 600an orang yang masih isolasi," katanya.
Oleh karena itu, dia berharap, bahwa apa yang sekarang ini sudah berjalan dengan baik dan efektif agar sama-sama dipertahankan semua masyarakat, dan berusaha semaksimal mungkin agar wabah COVID-19 di Bantul bisa segera selesai.
"Dengan demikian warga masyarakat dapat melaksanakan aktivitas sebagaimana mestinya, dan juga geliat ekonomi masyarakat bisa kembali pulih, sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan ekonomi dan berbagai kegiatan, aktivitas yang telah direncanakan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejari Boyolali menetapkan dua pegawai PT Aneka Karya Boyolali sebagai tersangka dugaan korupsi penyaluran pupuk bersubsidi periode 2023-2025.
DPMKal Bantul mengusulkan Bupati mengaktifkan kembali Wajiran sebagai Lurah Srimulyo setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggelar pelatihan karier, beasiswa, dan motivation letter bagi siswa SMK Negeri 7 Maluku Tengah.
Kejari Karanganyar melanjutkan penyidikan dugaan korupsi retribusi PKL. Sekitar 20 saksi telah diperiksa dan mantan kepala dinas AM kembali dimintai keterangan.
Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta 2-1 di semifinal Piala Presiden 2026 dan memastikan tiket ke partai final.
Pasien obesitas dengan berat badan hampir 300 kilogram di Sragen meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di ICU RSSP Sragen.