BBM Cepat Habis Saat Macet? Kebiasaan Eco-Driving Ini Bisa Dicoba
Simak 9 cara menghemat BBM saat berkendara di tengah kemacetan dengan eco-driving, mulai dari menjaga kecepatan hingga mengurangi idling.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Munculnya klaster Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) di lingkungan Pemkab Bantul membuat Dinkes setempat bekerja keras dengan melakukan tracing terhadap mereka yang berkontak erat.
Terbaru, Rabu (24/2/2021) pagi, Dinkes Bantul bekerja sama dengan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta menggelar tes swab PCR di halaman kantor Dinkes Bantul.
"Hari ini sebanyak 170 dari target 300 orang dites. 170 orang ini yang terdaftar awal, jumlah itu bisa terus meningkat. Karena targetnya 300 orang dan hari ini juga hasil akan keluar," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso.
Baca juga: Posko PPKM Mikro Tak Rutin Dijaga
Lebih lanjut Oki-panggilan akrab Sri Wahyu Joko Santoso, sebelumnya telah menggelar tes swab PCR, dan hasilnya ada 9 pegawai di BKAD Bantul positif Covid-19.
Agar tidak terjadi penularan masif, maka Dinkes menggelar tes swab kepada seluruh ASN di Pemkab Bantul.
"Jadi 170 yang terdaftar awal tadi tidak hanya dari BKAD. Banyak yang berasal dari OPD lainnya," lanjut Oki.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Agus Budiraharja mengungkapkan sengaja bekerja sama dengan BBTKLPP.
Sebab, Dinkes ingin segera mendapatkan hasil dari tracing atas adanya klaster BKAD. Selain itu, dengan menggunakan mobil laboratorium bergerak survailance milik BBTKLPP, maka proses tracing dan testing bisa dilakukan dengan waktu singkat.
"Dengan mobil dari BBTKLPP bisa mencapai 100 spesimen sekali periksa, sementara jika menggunakan mobil PCR kira hanya mampu 50. Rencananya, pelibatan BBTKLPP tidak hanya untuk kali ini saja, tapi untuk kasus penularan besar lainnya," ungkap Agus.
Baca juga: Sasar Pasangan Usia Subur, Kota Jogja Luncurkan KB Bergerak
Kepala BBTKLPP Yogyakarta Irene mengungkapkan mobil laboratorium bergerak survailance baru kali pertama digunakan, Rabu (24/2/2021). Di mana, nantinya akan ada 300 spesimen yang diperiksa, dan terbagi dalam 3 kali pengetesan.
"Nantinya mobil ini akan melayani untuk area DIY-Jateng. Fungsi dari mobil ini sejatinya adalah mempercepat tracing dan kontak erat. Sekaligus memutus rantai penularan," ucap Irene.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak 9 cara menghemat BBM saat berkendara di tengah kemacetan dengan eco-driving, mulai dari menjaga kecepatan hingga mengurangi idling.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.