Kabar Baik! 10.000 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Lansia di Jogja Sudah Tersedia

Ilustrasi Vaksin COVID-19. - FOTO ANTARA /Irwansyah Putra
26 Februari 2021 18:17 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Kota Jogja mulai melakukan vaksinasi Covid-19 untuk warga Jogja yang masuk kategori lansia atau warga berusia 60 tahun ke atas. Vaksinasi untuk lansia ini dimulai setelah tersedianya dosis vaksin sebanyak 10.000 dari Kementerian Kesehatan.

Vaksinasi lansia ini sudah dimulai dengan menyasar 20 lansia yang dilakukan di Rumah Sakit Pratama Jogja, Jumat (26/2). Lansia yang divaksin Covid-19 ini merupakan perwakilan dari tiap kemantren dan perwakilan dari Komda Lansia Jogja. Peluncuran vaksinasi Covid-19 lansia ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti.

“Hari ini bapak dan ibu termasuk 20 orang pertama di Jogja yang mendapatkan vaksin untuk lansia dimulai hari ini sampai selesai,” kata Haryadi. Setelah mendapat vaksin pertama selanjutnya ke-20 lansia akan mendapatkan vaksin kembali dalam 28 hari ke depan.

Kepala Dinas Kesehatan Jogja, Ema Rahmi Aryani mengatakan vaksinasi 20 orang lansia ini baru peluncuran, selanjutnya vaksinasi lansia akan dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan. Menurut dia, belum semua lansia mendapat dosis vaksin dan yang sudah tersedia saat ini baru 10.000 dosis dari Kementerian Kesehatan khusus untuk ibu kota DIY.

Sementara jumlah lansia yang ada di Jogja ada sekitar 46.040 orang lansia, “Baru sekitar ada 10 ribuan yang dapat [jatah] dosis vaksin. Dari Kementerian Kesehatan akan menjamin untuk ibu kota berapapun akan terpenuhi. Di pusat baru ada tujuh juta dosis untuk ibu kota kabupaten. Masih terbatas,” kata Ema.

BACA JUGA: Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul Tunggu Instruksi Provinsi

Peroses pendataan lansia juga masih terus dilakukan melalui Komda di masing-masing kalurahan. Pihaknya juga masih memilah karena ada beberapa data yang masuk bukan warga Jogja. Dia khawatir jika warga luar Jogja yang masuk pendataan, warga Jogja nanti tidak kebagian dosis vaksin.

Selain itu kemungkinan tidak semua lansia yang lolos verifikasi. Sebab ada ketentuan baru yang boleh divaksin Covid-19, yakni lansia yang bisa berjalan minimal 100 meter, naik tangga sampai 10 anak tangga tidak merasa sesak, tidak memiliki komorbid atau penyakit penyerta lebih dari lima jenis, dan tidak ada penurunan berat badan dalam jangka setahun terakhir.

Lebih lanjut Emma mengatakan sebanyak 31 fasilitas kesehatan sudah siap memberikan vaksinasi khusus untuk lansia secara bertahap. Menurut dia pemberian vaksin covid-19 untuk lansia ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan mengurangi angka kematian akibat Covid-19.

“Walaupun tidak menutup kemungkinan setelah divaksin bisa terkena Covid-19 minimal tidak menimbulkan keparahan sehingga lansia sudah dibentengi [vaksin]” kata Emma.