Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Mantan Hakim Agung Kamar Pidana Mahkamah Agung (MA), Artidjo Alkostar memberikan keterangan pers, di Media Center Mahkamah Agung, Jakarta, Jumat (25/5/2018)./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN--Hakim fenomenal dalam pemberantasan korupsi Artidjo Alkostar meninggal dunia pada Minggu (28/2/2021).
Kepala Bidang Humas Universitas Islam Indonesia (UII), Ratna Permata Sari, mengatakan jenazah Artidjo Alkostar akan disemayamkan di UII dan selanjutnya dimakamkan di makam Keluarga Besar UII.
"Insyaallah, jenazah akan disemayamkan di Auditorium Abdulkahar Muzakkir dan dimakamkan pada Senin, 1 Maret 2021, pukul 10.00 WIB di Makam Keluarga Besar UII yang berlokasi di Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang km. 14,5 [Sleman]," katanya, Minggu (28/2/2021).
Muazziyin dan muazziyat yang berkenan memberikan doa dengan hadir secara fisik di Kampus Terpadu UII diharapkan dapat menjaga protokol kesehatan dengan konsisten memakai masker dan menjaga jarak fisik.
BACA JUGA: Menkes RI Dijadwalkan Kunjungi Sejumlah Faskes di Bantul
"Insyaallah, pada Senin, 1 Maret 2021, mulai pukul 19.30 WIB akan diadakan doa bersama untuk Almarhum secara daring. Tautan ruang zoom akan dibagikan kemudian," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian kompak naik pada Kamis 23 Juli 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
UKDW Jogja membuka Prodi Teknologi Pangan di Fakultas Bioteknologi untuk mencetak SDM unggul di bidang inovasi pangan berbasis sains dan teknologi.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 23Juli 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Pakar UMY mengingatkan digitalisasi bansos berpotensi memunculkan kemiskinan baru jika pemerintah belum mengatasi persoalan akses teknologi dan integrasi data.
Penanganan stunting (tengkes) tidak hanya bertumpu pada intervensi gizi dan perbaikan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan gerakan bersama berbasis keluarga