Advertisement

Nelayan Antusias dengan Pembangunan Pelabuhan di Gesing

David Kurniawan
Minggu, 28 Februari 2021 - 16:17 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Nelayan Antusias dengan Pembangunan Pelabuhan di Gesing Sejumlah pengunjung sedang bermain di Pantai Gesing, Kalurahan Girikarto, Panggang. Rencananya kawasan ini akan disulap menjadi pelabuhan pendaratan ikan oleh Pemerintah DIY. Jumat (26/2/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Nelayan di Pantai Gesing, Kalurahan Girikarto, Panggang bersemangat dengan pembangunan pelabuhan perikanan pantai yang diwacanakan Pemerintah DIY. Diharapkan adanya pelabuhan memberikan dampak terhadap kesejahteraan para nelayan.

Salah seorang nelayan di Pantai Gesing, Markam mengatakan, pihaknya mendukung adanya pembangunan pelabuhan, meski hingga sekarang masih sebatas wacana. Menurut dia, dengan adanya pelabuhan maka nelayan tidak akan kesulitan untuk memasarkan hasil tangkapannya.

“Harapannya bisa segera direalisasikan,” katanya, Minggu (28/2/2021).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Markam menuturkan, kawasan Pantai Gesing sudah berkembang terutama sejak adanya listrik masuk. Perkembngan tidak hanya di sektor perikanan, namun kepariwisataan juga ikut tumbuh. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya destinasi baru di kawasan ini. “Mudah-mudahan dengan adanya pelabuhan semakin mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan nelayan jadi semakin sejahtera,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Supardi, nelayan lain di Pantai Gesing. Menurut dia, nelayan tidak keberatan dengan adanya pelabuhan yang akan dibangun oleh pemerintah. “Kami berharap wacana itu bisa meningkatkan kesejahteraan para nelayan,” katanya.

Baca juga: Update Covid-19 DIY: Bantul Kasus Baru Terbanyak, Sleman Kasus Sembuh Tertinggi

Supardi menjelaskan, guna mewujudkan pembangunan pelabuhan, warga sekitar Pantai Gesing sudah mendapatkan sosialisasi sembanyak empat kali. Di dalam kegiatan ini warga tidak hanya diberikan informasi terkait dengan pembangunan, namun juga akan ada pembebasan lahan untuk mendukung realisasi program.

“Nantinya pelabuhan dibangun dari pantai sampai ke utara. Total lahan yang dibutuhkan mencapai lima hektare dan ini butuh pembebasan karena ada yang milik pribadi,” ungkapnya.

Menurut dia, di dalam sosialisasi juga dijelaskan akses ke pelabuhan. Rencananya akan dibuatkan jalan baru guna menunjang kemudahan keluar masuknya kendaraan. “Tidak melewati jalur yang ada sekarang ini. Sebelum masuk Pantai Gesing ada pertigaan, rencananya lewat situ dan nantinya akan terhubung dengan jalur di utara Gesing yang sekarang masih jalan setapak,” katanya.

Advertisement

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Gunungkidul Krisna Berlian mengatakan, proses pembangunan pelabuhan perikanan di Pantai Gesing sepenuhnya ditangani oleh Pemerintah DIY. Untuk saat ini masih dalam penyusunan dokumen perencanaan dan kajian akademis.

Baca juga: Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Sejauh 1 Kilometer ke Barat Daya

Menurut dia, Pantai Gesing sangat cocok dijadikan pelabuhan karena memiliki pemecah ombak alami sehingga tidak perlu dibuatkan breakwater saat pelabuhan dibangun. Di sisi lain, lokasinya juga strategis karena nelayan bisa lebih mudah menjangkaunya. “Nelayan Gunungkidul atau Bantul juga bisa dengan mudah mengaksesnya,” ungkapnya.

Advertisement

Dia menambahkan, rencana pembangunan pelabuhan ini menjadi kunci dalam upaya mengoptimalkan potensi laut di Gunungkidul. Diharapkan program ini bisa segera direalisasikan agar nelayan memiliki akses yang baik untuk pendaratan kapal serta hasil tangkapannya. “Untuk langkah awal masih sebatas pelabuhan pendaratan ikan, tapi ke depannya akan dijadikan pelabuhan perikanan pantai seperti di Pantai Sadeng,” katanya. 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenkumham DIY Kenalkan Karya Intelektual lewat Program DJKI Mengajar

News
| Rabu, 28 September 2022, 22:47 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement