Veda Ega Ungguli Hakim Danish di Klasemen Meski Kalah Top Speed
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Ilustrasi/Antara-Irwansyah Putra
Harianjogja.com, BANTUL—Pelaku wisata di Bantul masih menunggu kejelasan vaksinasi. Ketua PHRI Bantul M Nurman Asmuni mengatakan ada sedikitnya 1.000 pelaku wisata dari 41 usaha di organisasinya yang sampai saat ini masih menunggu pendaftaran dan waktu vaksinasi.
"Sampai hari ini kami belum mengetahui perihal ini. Bagaimana mendaftarnya, dan kapan pelaksanaan juga belum mendapatkan kejelasan," kata Nurman, Selasa (2/3).
BACA JUGA: Pelaku Usaha Jasa Pariwisata Jogja Jalani Vaksinasi Massal
Padahal, menurut pemilik rumah makan Numani ini, vaksinasi terhadap pelaku wisata sangat penting. Sebab, akan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat untuk berwisata.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho mengatakan ada kuota vaksinasi untuk pelaku wisata di Bantul.
"Namun secara teknis, ada di Dinas Pariwisata Bantul," kata Abed.
Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul Annihayah mengatakan di Bantul ada 6.000 pelaku wisata. Namun dari jumlah tersebut baru sebanyak 278 orang yang didaftarkan sebagai penerima vaksin tahap kedua.
"Jumlah itu terdiri dari ASN, PHL dan pelaku wisata di desa wisata. Tapi, prioritasnya memang untuk ASN lebih dahulu," kata Annihayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina