Quartararo Pilih Honda untuk MotoGP 2027, Bukan Ducati. Kenapa?
Fabio Quartararo menjelaskan alasan memilih Honda untuk MotoGP 2027 meski Ducati masih menjadi salah satu kekuatan utama.
Ilustrasi/Antara-Irwansyah Putra
Harianjogja.com, BANTUL—Pelaku wisata di Bantul masih menunggu kejelasan vaksinasi. Ketua PHRI Bantul M Nurman Asmuni mengatakan ada sedikitnya 1.000 pelaku wisata dari 41 usaha di organisasinya yang sampai saat ini masih menunggu pendaftaran dan waktu vaksinasi.
"Sampai hari ini kami belum mengetahui perihal ini. Bagaimana mendaftarnya, dan kapan pelaksanaan juga belum mendapatkan kejelasan," kata Nurman, Selasa (2/3).
BACA JUGA: Pelaku Usaha Jasa Pariwisata Jogja Jalani Vaksinasi Massal
Padahal, menurut pemilik rumah makan Numani ini, vaksinasi terhadap pelaku wisata sangat penting. Sebab, akan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat untuk berwisata.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho mengatakan ada kuota vaksinasi untuk pelaku wisata di Bantul.
"Namun secara teknis, ada di Dinas Pariwisata Bantul," kata Abed.
Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul Annihayah mengatakan di Bantul ada 6.000 pelaku wisata. Namun dari jumlah tersebut baru sebanyak 278 orang yang didaftarkan sebagai penerima vaksin tahap kedua.
"Jumlah itu terdiri dari ASN, PHL dan pelaku wisata di desa wisata. Tapi, prioritasnya memang untuk ASN lebih dahulu," kata Annihayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fabio Quartararo menjelaskan alasan memilih Honda untuk MotoGP 2027 meski Ducati masih menjadi salah satu kekuatan utama.
CKG Kota Jogja menemukan 60%-65% dari 23.000 lansia yang diperiksa terdeteksi hipertensi dan diabetes.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.