Pandemi, Pariwisata DIY Tidak Boleh Berhenti

Menperkraf Sandiaga Salahudin Uno saat memberikan sambutan secara daring peluncuran Calender of Event DIY 2021-Harian Jogja - Ujang Hasanudin
05 Maret 2021 07:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY melalui Dinas Pariwisata resmi meluncurkan Calender of Event (CoE) 2021. Peluncuran kegiatan pariwisata tersebut untuk mengenalkan kepada khalayak terkait kegiatan pariwisata di DIY sekaligus menunjukan bahwa pariwisata DIY tidak boleh berhenti meski di tengah pandemi Covid-19.

Ada 71 kegiatan wisata dan budaya selama tahun ini. Dari 71 event yang dirangkum dalam CoE DIY 2021 tersebut dibagi ke dalam delapan kategori event dan terpilih 34 iconic event yang mengedepankan dan mengunggulkan event budaya dan pariwisata bertaraf nasional maupun internasional.

Rincian kegiatan tersebut tujuh sport tourism event, tiga music event, 12 festival event, 26 cultural event, delapan exhibition event, empat parade event, enam competition event dan lima seminar event. Event tersebut dilaksanakan menyebar di Kabupaten/Kota di DIY yang diselenggarakan baik secara off-line dan on-line dengan menerapkan protokol kesehatan yang

“Informasi penyelenggaraan event yang tersaji lengkap dalam buku kecil CoE 2021 ini, diharapkan menginspirasi calon wisatawan berkunjung maupun sebagai panduan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke DIY sehingga dapat mengatur jadwal liburan dengan lebih baik,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, dalam peluncuran CoE di Sahid Jaya Hotel, Babarsari, Depok, Sleman, Kamis (4/3/2021) malam.

Singgih mengatakan kegiatan pariwisata yang masuk dalam CoE tersebut ada yang bekerjasama dengan pemerintah kabupaten dan kota, pihak swasta, dan juga komunitas pegiat pariwisata.  Namun demikian kegiatan pariwisata yang disiapkan tersebut tentu tidak harga mati melainkan akan tetap disesuaikan dengan protokol kesehatan yang ketat serta mempertimbangkan perkembangan penularan Coronavirus Disease (Covid-19).

“Prinsipnya tidak mati tapi bagian ikhtiar kami pokoknya bergerak pariwisata tidak boleh berhenti tapi harus terus bergerak sekecil apapun gerakan itu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” ujar Singgih.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melalui KGPAA Paku Alam X dalam sambutannya yang dibacakan secara daring menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan peluncuran CoE 2021 yang diinisiasi Pemda DIY, pemerintah kabupaten dan kota, Badan Otorita Borobudur (BOB) serta komunitas penggiat pariwisata.

Sultan mengatakan dibutuhkan kolaborasi lintas instansi untuk mengakselerasi pemulihan sektor pariwisata DIY dan adaptasi menuju pranatan anyar pariwisata DIY, “Dengan sinergitas Pemda DIY dan kebupatan tekad saya percaya bisa lewati pase tekanan ekonomi akibat covid-19, terlebih bila sektor kesehatan melalui program vaksinasi dapat terus menekan persebaran virus corona, kita akan mendapatkan sukses ganda, ekonomi pulih, rakyat sehat dan selamat” kata Sultan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno juga mendukung kegiatan pariwista DIY yang diluncurkan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat, “Bagi kami event harus bergerak karena membangkitkan harapan, membuka lapangan pekerjaan. Semangat bahwa pariwisata bangkit dan ekonomi pulih,” kata Sandiaga melalui daring. Dia bahkan tidak sabar lagi untuk berkunjung ke Jogja menyaksikan kegiatan pariwisata.