Ratusan Bakul Pasar Argosari Akan Divaksin Corona

Ilustrasi. - Reuters
11 Maret 2021 17:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI – Ratusan pedagang di Pasar Argosari, Kapanewon Wonosari akan mendapatkan suntikan vaksinasi corona, Sabtu (13/3/2021). Kegiatan ini merupakan rangkaian vaksinasi tahap kedua dengan sasaran pemberi pelayanan publik.

Kepala Bidang Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Ari Setiawan mengatakan, untuk vaksinasi corona bakul pasar, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Direncanakan pada Sabtu besok ada vaksinasi terhadap pedagang di Pasar Argosari di Bangsal Sewokoprojo.

“Total di Pasar Argosari ada sekitar 800 pedagang, untuk yang divaksin ada 600 orang,” kata Ari kepada wartawan, Kamis (11/3/2021).

BACA JUGA : Vaksinasi Pedagang Malioboro Kurang Mulus

Menurut dia, pemberian vaksin kepada bakul ini merupakan yang pertama untuk sektor perdagangan di pasar tradisional. Rencananya vaksinasi akan terus dilakukan hingga seluruh pedagang tervaksin corona.

Ari menjelaskan, guna menyukseskan program ini, disperindag terus melakukan pendataan terhadap calon penerima. Total hingga sekarang sudah ada 10.860 pedagang yang masuk daftar penerima. Meski demikian, lanjut dia, jumlah tersebut masih bisa bertambah karena data baru menyasar kepada pemilik kios, los dan pelataran.

“Ini belum masuk yang membantu aktivitas berjualan. Jadi, data masih bisa bertambah karena sasaran tidak hanya pemilik saja,” kata dia.

BACA JUGA : Ribuan Pedagang Pasar Muntilan Disuntik Vaksin Covid-19 

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, data sementara sasaran vaksin untuk sektor pelayanan publik ada 65.643 orang. Jumlah ini terdiri dari berbagai kalangan mulai dari pedagang pasar, pegawai di lingkup pemerintahan, pelaku usaha hingga tenaga pendidik.

Menurut dia, untuk sasaran vaksin di sektor pelayanan publik baru sekitar 9,28%. “Datanya akan bergerak terus seiring proses vaksinasi yang dilakukan,” katanya.

Dewi berharap ada kelancaran pengiriman stok vaksin sehingga pelaksanaan di Gunungkidul bisa berjalan dengan lancar. “Pelaksanaan bergantung dengan pasokan vaksin dari Dinas Kesehatan DIY,” katanya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Gunungkidul, Abdul Azis mengatakan, untuk pasokan hingga sekarang masih lancar. Hal ini dikarenakan adanya tambahan 2.000 dosis kiriman dari Dinas Kesehatan DIY, Rabu (10/3).

BACA JUGA : Jokowi Pantau Vaksinasi Pedagang Malioboro

“Masih lancar. Untuk pasokan 2.000 dosis ini rencananya menyasar para pedagang di pasar Argosari,” katanya.