Dikebut, Vaksinasi di DIY Harus Selesai Mei

Vaksinasi massal di Pasar Beringharjo, Senin (1/3/2021). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
15 Maret 2021 15:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY terus mengebut program vaksinasi Covid-19. Dari target 662.799 penerima, hingga Minggu (14/3/2021) sudah ada 103.157 orang yang disuntik vaksin.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan 103.157 itu meliputi sumber daya manusia kesehatan (SDMK) sebanyak 43.134; pelayan publik, 54.381; dan warga berusia lanjut 5.643.

BACA JUGA: Doni Monardo: Kasus Aktif Covid-19 Bisa Diturunkan hingga 9,72 Persen

Dari tiga kalangan itu, baru SDMK sudah sesuai target. Vaksinasi bagi SDMK juga sudah kelar sejak awal Maret 2021.

"Sasaran awalnya kan 33.799, tapi munculnya kebijakan baru seperti diperbolehkannya orang dengan komorbid, dan tenaga kesehatan (nakes) yang lansia, jadinya bisa melebihi sasaran, sampai 43.000-an," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, kepada wartawan Senin (15/2/2021).

Tahap kedua vaksinasi yang menyasar pelayan publik dan warga berusia lanjut di DIY masih berjalan dengan total sasarannya 629.000 orang, terdiri dari 334.000 pelayan publik dan 295.000 lansia.

“Harapan kami, Juni sudah bisa beralih ke tahap berikutnya, sehingga Mei vaksinasi sudah harus selesai," kata Berty.

BACA JUGA: Zarkowi Soejoeti Ayahanda Wali Kota Jogja Meninggal Dunia

Berty mengatakan vaksinasi Covid-19 di DIY berjalan cukup lancar. Meski demikian ia tak menampik adanya kendala yang menghadang, salah satunya terkait durasi vaksinasi yang terlampau lama sehingga menimbulkan antrean panjang.

"Di meja screening kadang-kadang masalahnya di sisi waktu, yang menyebabkan antrenya panjang," ujarnya.

Laporan mengenai efek samping vaksin atau biasa disebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) selama pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di DIY juga tergolong sedikit. Kalaupun ada kebanyakan adalah KIPI ringan seperti letih, mengantuk, ruam di lokasi bekas suntikan, pusing hingga demam.