Jalan Gito-Gati Sleman Akan Dilebarkan & Dilengkapi Trotoar

Petugas memotong pohon perindang di ruas Jalan Gito-Gati, Sleman, untuk proyek peningkatan jalan tersebut, Senin (15/3/2021). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
15 Maret 2021 18:07 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Jalan Gito-Gati yang menghubungkan perempatan Denggung (Jalan Magelang) hingga persimpangan Wonorejo Kamdanen (Jalan Palagan) akan diperbaiki mulai Maret ini. Pohon di sepanjang jalan akan dipotong agar jalan lebih lebar.

Perbaikan jalan sepanjang 2,48 km tersebut tahun ini dilakukan sepanjang 1 (kilometer) km saja. Jalan Gito-Gati yang semula hanya tujuh meter juga akan dilebarkan antara 9-11 meter dan dilengkapi dengan trotoar.

BACA JUGA: Tulis Komentar di Instagram soal Gibran, Mahasiswa Ini Minta Maaf di Kantor Polisi

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ruas jalan Denggung-Wonorejo Bidang Binamarga DPUP-ESDM DIY, Wira Sasongko mengatakan Jalan Gito-Gati merupakan salah satu akses masyarakat menuju ke pusat pemerintahan di Sleman.

Proyek peningkatan ruas jalan Denggung Wonorejo dikerjakan pemenang tender PT Putera Jaya Andalan Waktu di mana waktu pelaksanaannya 150 hari kalender sejak penandatanganan kontrak. "Pengerjaannya mulai Maret ini sampai lima bulan ke depan. Jadi kami imbau untuk sementara masyarakat menghindari jalan Gito Gati selama proses perbaikan," kata Wira, Senin (15/3/2021).

Pemda DIY pada 2019 lalu juga sudah meningkatkan kapasitas empat jembatan di sepanjang jalan tersebut. Mulai Jembatan Denggung, Tlacap, Tambakrejo hingga Gondanglegi. Lebar jalan jembatan juga berubah menjadi 11 meter. "Jadi lebar jalan Gito Gati nantinya akan menyesuaikan dengan lebar jembatan yang sudah diperbaiki," katanya.

Pelebaran jalan Gito-Gati berdampak pada pemotongan pohon-pohon perindang. Selain diperlebar jalan tersebut akan dilengkapi dengan trotoar bagi pejalan kaki. "Nah kami akan tanam kembali pohon yang sudah ditebang. Pokoknya akses jalan menuju ke pusat pemerintahan tersebut akan diperindah," katanya.

BACA JUGA: Terjerat Utang Bank, PNS Mencuri Alat Rumah Tangga di Minimarket

Pelebaran jalan memakan anggaran sebesar Rp10,3 miliar. Sumber dananya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pemerintah Pusat. Pelaksana proyek juga sudah memberikan surat edaran kepada warga dan pemilik usaha disepanjang jalan tersebut di mana peningkatan ruas jalan dimulai 15 Maret hingga 22 Juli.

Warga sekitar jalan Gito Gati pun mendukung rencana perbaikan jalan tersebut. Alasannya, sudah bertahun-tahun jalan tersebut tidak diperbaiki total. Padahal aspal di jalan tersebut sudah tidak layak. "Kalaupun ada perbaikan hanya penambalan jalan yang berlobang," kata Safitri, warga Sariharjo, Ngaglik.