UNY dan UNNES Berebut Gelar Juara Campus League Futsal Jogja
UNY dan UNNES melaju ke final Campus League Futsal Regional Yogyakarta 2026 setelah melewati semifinal sengit di sektor putra dan putri.
Petugas memotong pohon perindang di ruas Jalan Gito-Gati, Sleman, untuk proyek peningkatan jalan tersebut, Senin (15/3/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Jalan Gito-Gati yang menghubungkan perempatan Denggung (Jalan Magelang) hingga persimpangan Wonorejo Kamdanen (Jalan Palagan) akan diperbaiki mulai Maret ini. Pohon di sepanjang jalan akan dipotong agar jalan lebih lebar.
Perbaikan jalan sepanjang 2,48 km tersebut tahun ini dilakukan sepanjang 1 (kilometer) km saja. Jalan Gito-Gati yang semula hanya tujuh meter juga akan dilebarkan antara 9-11 meter dan dilengkapi dengan trotoar.
BACA JUGA: Tulis Komentar di Instagram soal Gibran, Mahasiswa Ini Minta Maaf di Kantor Polisi
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ruas jalan Denggung-Wonorejo Bidang Binamarga DPUP-ESDM DIY, Wira Sasongko mengatakan Jalan Gito-Gati merupakan salah satu akses masyarakat menuju ke pusat pemerintahan di Sleman.
Proyek peningkatan ruas jalan Denggung Wonorejo dikerjakan pemenang tender PT Putera Jaya Andalan Waktu di mana waktu pelaksanaannya 150 hari kalender sejak penandatanganan kontrak. "Pengerjaannya mulai Maret ini sampai lima bulan ke depan. Jadi kami imbau untuk sementara masyarakat menghindari jalan Gito Gati selama proses perbaikan," kata Wira, Senin (15/3/2021).
Pemda DIY pada 2019 lalu juga sudah meningkatkan kapasitas empat jembatan di sepanjang jalan tersebut. Mulai Jembatan Denggung, Tlacap, Tambakrejo hingga Gondanglegi. Lebar jalan jembatan juga berubah menjadi 11 meter. "Jadi lebar jalan Gito Gati nantinya akan menyesuaikan dengan lebar jembatan yang sudah diperbaiki," katanya.
Pelebaran jalan Gito-Gati berdampak pada pemotongan pohon-pohon perindang. Selain diperlebar jalan tersebut akan dilengkapi dengan trotoar bagi pejalan kaki. "Nah kami akan tanam kembali pohon yang sudah ditebang. Pokoknya akses jalan menuju ke pusat pemerintahan tersebut akan diperindah," katanya.
BACA JUGA: Terjerat Utang Bank, PNS Mencuri Alat Rumah Tangga di Minimarket
Pelebaran jalan memakan anggaran sebesar Rp10,3 miliar. Sumber dananya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pemerintah Pusat. Pelaksana proyek juga sudah memberikan surat edaran kepada warga dan pemilik usaha disepanjang jalan tersebut di mana peningkatan ruas jalan dimulai 15 Maret hingga 22 Juli.
Warga sekitar jalan Gito Gati pun mendukung rencana perbaikan jalan tersebut. Alasannya, sudah bertahun-tahun jalan tersebut tidak diperbaiki total. Padahal aspal di jalan tersebut sudah tidak layak. "Kalaupun ada perbaikan hanya penambalan jalan yang berlobang," kata Safitri, warga Sariharjo, Ngaglik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UNY dan UNNES melaju ke final Campus League Futsal Regional Yogyakarta 2026 setelah melewati semifinal sengit di sektor putra dan putri.
Peserta KB aktif di Kota Jogja naik 9,54% hingga September 2026. Penggunaan MAL tumbuh 80,95% dibandingkan Desember 2025.
Puskesmas Girimulyo II Kulonprogo melayani hingga 150 pasien per hari saat imunisasi, tetapi masih menghadapi kekurangan tenaga kesehatan.
Donald Trump mengancam memveto inisiatif undang-undang Demokrat jika partai oposisi menguasai mayoritas Kongres AS.
Pemkab Kulonprogo menargetkan 1.554 kasus pertanahan tuntas pada 2029 demi kepastian hukum warga dan mendorong investasi.
Helikopter Mi-17V5 mengalami kecelakaan saat pemadaman karhutla di Seruyan, Kalteng. Satu personel meninggal dan proses evakuasi berlangsung.