Cek Rute Trans Jogja Hari Ini: Pembayaran Nontunai Mulai Rp500
Rute Trans Jogja September 2026 lengkap dari Jalur 1A hingga 15, beserta tarif tiket nontunai, reguler, pelajar Rp500, dan syarat pembayarannya.
Sejumlah petugas memeriksa dan mengevakuasi sapi yang mati mendadak milik Jumiyo di Dusun Grogol 4, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, Kamis (27/6/2019)./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Bantul memastikan tidak menggelar vaksinasi antraks terhadap hewan ternak yang ada di wilayahnya. Langkah ini dilakukan karena Bantul selama ini dikenal bebas antraks.
“Kami memang tidak ada vaksinasi antraks. Berbeda dengan Sleman, Gunungkidul dan Kulonprogo. Mereka menggelar vaksinasi atraks,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DP2KP Bantul Joko Waluyo, Minggu (21/3/2021).
BACA JUGA : 27 Orang Positif Antraks, Sultan: Saya Mohon Orang
Lebih lanjut Joko mengungkapkan, ketiga kabupaten di DIY tersebut menggelar vaksinasi antraks karena sempat terdapat kasus. Alhasil, Kementerian Pertanian, akhirnya melakukan vaksinasi sebagai upaya pengendalian dan mencegah kembali munculnya antraks.
“Jadi yang divaksinasi itu daerah yang pernah kena dan sedang kena antraks. Sejauh ini, Bantul aman. Dan, mudah-mudahan tetap aman dari kasus ini,” papar Joko.
Kendati belum pernah menemukan kasus antraks, namun sejumlah usaha telah dilakukan oleh DP2KP Bantul sebagai upaya mencegah timbulnya kasus. Salah satunya adalah dengan pengetatan terhadap keluar masuknya hewan ternak baik di pasar hewan maupun di tempat pemotongan hewan.
BACA JUGA : Di Tengah Pandemi Corona, Penyebaran Antraks Tetap
“Jadi tidak hanya dagingnya, kami juga awasi lalu lintas ternak. Di pasar hewan kami lakukan pengawasan ketat,” papar Joko.
Pengawasan ketat yang dimaksud Joko adalah adanya kewajiban penyemprotan desinfektan pada ternak dan melakukan pemeriksaan kesehatan saat di pasar hewan. “Harapannya jangan sampai ada kasus tersebut di Bantul,” harap Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rute Trans Jogja September 2026 lengkap dari Jalur 1A hingga 15, beserta tarif tiket nontunai, reguler, pelajar Rp500, dan syarat pembayarannya.
BMKG memprediksi kemarau di Jateng selatan, khususnya Cilacap, berpotensi berlangsung hingga Oktober 2026 akibat El Nino sangat kuat.
Gunung Anak Krakatau masih erupsi pada 10 September 2026. Status Level III Siaga, simak data erupsi dan imbauan PVMBG.
Sibakul Jogja Sport & Fest 2026 menambah nomor half marathon 21K. Dinas Koperasi dan UKM DIY menargetkan pelari dari luar DIY.
Kenali gejala keracunan makanan, cara pertolongan pertama, tanda dehidrasi, hingga kondisi yang mengharuskan penderita ke dokter.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memberikan apresiasi khusus kepada nasabah dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026