Meski Ada Tren Penurunan, Harga Cabai Rawit Merah di Kota Jogja Masih Tinggi

Cabai rawit merah yang dijajakan salah satu penjual di Pasar Beringharjo, Kota Jogja, Selasa (23/3/2021). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.
24 Maret 2021 07:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Harga cabai rawit merah di Kota Jogja mulai menunjukkan tren penurunan. Meski begitu nominalnya terbilang masih cukup tinggi.

Dari pantauan di Pasar Beringharjo, Kota Jogja, Selasa (23/3/2021), harga cabai rawit merah saat ini berkisar Rp95.000. Itu harga termurah. Sedangkan yang paling mahal di angka Rp100.000 per Kg.

Sebelumnya harga yang dipatok untuk 1Kg cabai menyentuh angka Rp120.000. Penurunan harga kata salah satu penjual, Widi, 53, terjadi sejak tiga hari lalu. "Turunnya sekitar tiga hari lalu," ungkap Widi.

BACA JUGA : Semakin Pedas, Harga Cabai Rawit Merah di Jogja Tembus

Meski turun, harga saat ini kata pedagang lain, Sugiyarti, 57, tergolong masih cukup tinggi. Menurutnya harga normal untuk cabai rawit merah berada di rentang Rp40.000. "Kalau normalnya itu Rp40.000, lebih dari itu apalagi harga sekarang ya cukup tinggi" ujarnya. 

Sebagai perbandingan, harga komoditas sejenis seperti cabai merah saat ini Rp45.000, cabai hijau Rp28.000 dan cabai rawit hijau Rp50.000 hingga Rp60.000.

Baik Sugiyarti maupun Widi menyatakan kenaikan harga tersebut tidak terlalu mempengaruhi penjualan. Sejauh ini pedagang masih bisa menjual komoditas itu meski tidak sebanyak dulu.

"Tidak terlalu berpengaruh sih, masih tergolong biasa, cuma memang yang dulunya beli kiloan sekarang agak dikurangi," ujar Sugiyarti.

BACA JUGA : Duh...Harga Cabai Sudah Meroket

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yanto Aprianto mengatakan fluktuasi harga cabai yang masih tinggi ini disebabkan karena sejumlah faktor, salah satunya cuaca. "Sehingga cabe mengalami kerusakan karena kena hujan, akibatnya hasil panennya tidak optimal," ujar Yanto.

Di samping itu daerah sentra cabe seperti pesisir Kulonprogo belum memasuki masa panen. Adapun daerah itu saat ini masih dalam tahap pemeliharaan tanaman. "Diperkirakan mulai masuk masa panen pada April," kata dia.