Prediksi Malut United vs Persita: Laskar Kie Raha Diunggulkan Menang
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Tingkat penularan Covid-19 di wilayah Sleman terus mengalami peningkatan. Masyarakat diminta untuk tidak abai menerapkan protokol kesehatan.
Berdasarkan update peta epidemiologi Covid-19 di Kabupaten Sleman per tanggal 27 Maret 2021, terjadi peningkatan kasus Covid-19. Dalam peta zonasi ini tergambar jelas masih terjadi penularan di sebagian besar wilayah Sleman.
Saat ini, kapanewon yang masuk zona merah meningkat drastis menjadi 13 kapanewon. Masing-masing Kapanewon Minggir, Moyudan, Godean, Seyegan, Tempel, Sleman, Mlati, Turi, Ngaglik, Depok, Ngemplak, Pakem, dan Berbah.
BACA JUGA : Zona Merah Covid-19 di Sleman Kembali Membara
Kapanewon yang masuk zona oranye bertambah menjadi tiga kapanewon mencakup Kapanewon Cangkringan, Kalasan, dan Prambanan. Dan hanya ada satu kapanewon dengan status zona kuning, yakni Kapanewon Gamping.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengatakan pemerintah terus mendorong dan mengharapkan agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. "Terutama dalam konteks kebijakan terbaru PPKM berbasis Mikro. Sebab sampai saat ini tidak ada kapanewon dengan zona hijau di Sleman," katanya, Selasa (30/3/2021).
Adapun regulasi pendukung yang lain berupa Perbup Nomor 37.1 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Pelanggaran terhadap peraturan ini dapat dikenakan sanksi.
BACA JUGA : Seluruh Daerah di Jogja Saat Ini Berstatus Zona Merah
"Masyarakat kami minta disiplin menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) protokol kesehatan pencegahan Covid-19 terutama dengan Cita Mas Jajar atau 3 M itu," katanya.
Menurutnya, penambahan kasus baru terjadi tidak lepas dari tracing massif yang dilalukan Dinkes Sleman. Sejak 1 Maret lalu, Dinkes memiliki tenaga contact tracer tambahan di mana setiap puskesmas rata-rata memiliki lima tenaga contact tracer untuk membantu Puskesmas melakukan tracing sesuai ketentuan baru dari Kemenkes.
Data teranyar menyebutkan, kasus baru covid-19 per Selasa (30/3) bertambah 122 kasus, kasus sembuh 93 kasus dan 1 kasus meninggal dunia. Tambahan kasus baru ini menambah jumlah total kasus terkonfirmasi positif sebanyak 11.945 kasus, sembuh 10.586 kasus dan meninggal sebanyak 326 kasus.
BACA JUGA : Berawal Takziah, 44 Warga di Sleman Positif Covid-19
Di tingkat nasional, angka penularan harian covid-19 di Sleman termasuk Rt (median) mencapai 1.28 jauh di atas angka rata-rata nasional 0.88. Kasus aktif mencapai 9.12, dengan tingkat kematian 2.67 dengan tingkat kesembuahan pasien covid di Sleman 88.20.
Menurut Joko, penambahan zona merah terjadi lebih disebabkan karena masyarakat mulai longgar menerapkan protokol kesehatan. Dia menepis dugaan adanya warga yang sudah divaksin Covid-19, terpapar virus Corona itu.
"Kasus baru tidak terkait dengan vaksinasi. Tapi kalau terkait kendor lagi protokol kesehatannya bisa jadi iya. Sebab tidak ada laporan yang positif terpapar setelah divaksin pertama," kata Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.