Jenazah Membusuk Ditemukan di Kampung Sapen Jogja

Polisi saat melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan dalam keadaan membusuk di Kampung Sapen, Demangan/Dok Ist
09 April 2021 10:07 WIB Yosef Leon Pinsker Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Warga Kampung Sapen, Kalurahan Demangan, Gondokusuman dikejutkan dengan penemuan jenazah di sebuah rumah tinggal pada Rabu (7/4/2021) lalu. Korban diduga telah meninggal cukup lama karena ditemukan telah dalam keadaan membusuk.

Saksi sekaligus tetangga korban, Muhammad Fauzan Arifin, 29 tahun mengatakan, korban merupakan saudaranya dan bekerja sebagai seorang buruh harian lepas yang tinggal seorang diri. "Dia belum punya suami atau anak," katanya Jumat (9/4/2021).

Dia menyebut, penemuan jenazah korban pertama kali diketahui dari munculnya bau busuk pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 Wib. Saksi sempat menyangka bahwa bau busuk berasal dari bangkai tikus.

"Karena saya buru-buru kerja jadi tidak terlalu menggubris. Lalu pas sorenya saya pulang, baunya masih ada dan saya langsung bilang ke bapak," terang dia.

BACA JUGA: Siklon Tropis Seroja Mulai Menjauh dari Indonesia, Ini Kecepatannya

Kedua saksi lantas melaporkan hal itu ke RT setempat. Kemudian bersama-sama menghubungi Polsek Gondokusuman untuk memastikan asal bau bangkai yang cukup kentara tercium oleh warga.

Kapolsek Gondokusuman, Kompol Bonifasius Slamet menjelaskan, setelah mendapat laporan warga pihaknya mendatangi lokasi dan menemukan bahwa bau busuk yang muncul bersumber dari jenazah korban yang telah menghitam. "Diduga sudah meninggal cukup lama," ujar Boni.

Korban disebut Boni merupakan warga Jogja berinisial WDH dan berusia 78 tahun. "Saat olah tempat kejadian perkara, kondisi jenazah sudah membusuk," ungkapnya.

Ditambahkan, korban merupakan saudara dari saksi. Namun jarang berkomunikasi dan hanya tinggal seorang diri. Penyebab kematian masih dalam penyelidikan karena selama ini korban tidak ada keluhan soal penyakit tertentu.

"Hari Minggunya masih ada warga yang melihat korban belanja. Ini masih kami dalami karena di lokasi juga tidak ditemukan tanda-tanda tindak kriminal, tidak ada juga barang yang mengarah ke penyebab kematian," jelasnya.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan PMI dam tim Inafis Polresta Jogja untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah korban. Saat ini korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk proses identifikasi lebih lanjut.