Astra Motor Jombor Dukung Insan Pers lewat Servis Motor Gratis
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Ketua DPD PDIP DIY Bambang Praswanto (tengah) dan Yuni Satia Rahayu (kiri) dan Eko Suwanto (kanan) saat memberikan keterangan pers terkait dengan gempa Palu dan Donggala, Senin (1/10/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA - Musyawarah Daerah (Musda) II Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) DIY mendapuk Yuni Satia Rahayu sebagai ketua KPPI DIY periode 2021-2026 mendatang dalam Musda yang digelar di Grhatama Pustaka DIY, Janti, Banguntapan, Bantul, Sabtu (10/4/2021). Yuni terpilih sebagai ketua KPPI DIY secara aklamasi sebanyak empat suara dari kabupaten dan kota di DIY. Kecuali Kabupaten Kulonprogo yang tidak hadir.
Yuni selama ini dikenal sebagai aktivis perempuan di DIY. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga sempat menjadi Wakil Bupati Sleman periode 2010-2015. Saat ini, perempuan kelahiran 28 Juni 1968 ini masih tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY dari Fraksi PDIP.
Sejumlah program terdekat yang akan dilakukan Yuni adalah membenahi organisasi. “Kita pembenahan organisasi karena selama ini ada rapat tapi belum rutin sehingga kelembagaan akan kita maksimalkan,” kata Yuni. “Yang Kulonprogo sebenarnya sudah ada KPPI tapi tidak aktif, maka akan kami giatkan lagi,” ucap Yuni.
Baca juga: 7 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengontrak Rumah
Selain itu juga mendorong KPPI yang ada di kabupaten dan kota untuk lebih maksimal dan bersinergi dengan KPPI DIY. Sebab selama ini diakui Yuni, KPPI yang ada di kabupaten kota belum mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah. Padahal berdasarkan kebijakan dari pusat sampai daerah seharusnya ada kebijakan memberikan anggaran kepada KPPI.
Tidak hanya itu, yang paling utama, kata Yuni, juga memperbaiki kapasitas dan kapabilitas anggota KPPI agar bisa terlpilih menjadi anggota Dewan. Sebab saat ini keterwakilan perempuan DI DPRD DIY baru 10 orang dari jumlah total 55 anggota DPRD DIY. Untuk mencapai 30% keterwakilan perempuan seharusnya ada 16 anggota Dewan DIY.
Karena itu dia menargetkan bagaimana mendorong anggota KPPI yang ada di DIY mampu meningkatkan kapasitas dan keterampilan dalam berkomunikasi dengan masyarakat sehingga masyarakat bisa memberikan dukungan untuk pemilihan dalam pemilu terdekat 2024 mendatang.
“Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas itu yang jadi target kami 2024 bagaimana kerjasama dengan berbagai stake holder yang selama ini konsen masalah perempuan meningkatkan kursi di DPRD DIY,” ucap Yuni. Dia tidak bisa menargetkan sampai 16 kursi di DPRD DIY keterwajilan perempuan dalam pemilu 2024 karena tergantung dari masing-masing partai politik dalam memberikan ruang untuk mencalonkan perempuan.
Baca juga: Pemerintah Akui Tren Kasus Covid-19 Kurang Baik, Ini Kata Satgas
Namun pihaknya tetap akan mendorong agar perempuan memiliki kapasitas dan keterampilan dalam komunikasi dengan masyarakat sehingga dapat menjadi calon legislatif bahkan diharapkan dapat terpilih menjadi anggota legislatif.
Gebrakan Baru
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY, Erlina Hidayati Sumardi berharap kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah KPPI DIY membuat gebrakan baru, salah satunya meningkatkan keterwakilan perempuan di legsilatif.
“Kami berharap Musyawarah Daerah II DPD KPPI DIY ini dengan pengurus baru dapat membuat program kalaborasi dengan Pemda DIY untuk menyususun program, mendorong keterwakilan perempuan makin tinggi di legislatif,” kata Erlina.
Erlina mengatakan peran perempuan dalam manajemen dan pengambilan keputusan mulai dari level kalurahan sampai provinsi sudah nyata dapat terlihat, namun upaya untuk meningkatkan keterwakilan perempuan di parlemen belum sepenuhnya terealisasi. Berdasakan penghitungan 2020 partisipasi perempuan di parlemen di DIY sebesar 18,18%, masih dibawah 30% dari target yang ditetapkan. “Hal ini menjadi tantangan kita bersama untuk mewujudkannya,” kata Erlina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peraih Fields Medal 2026 Jacob Tsimerman bergabung dengan OpenAI untuk fokus mengembangkan keamanan AI dan mengurangi risiko teknologi masa depan.
Phil Collins mengaku hampir meninggal pada 2024 akibat komplikasi kesehatan karena alkohol. Musisi Genesis itu sempat dirawat di ICU.
FA Inggris dikabarkan mengikuti Wales mencabut dukungan untuk Gianni Infantino setelah gagalnya proyek komersial FIFA senilai US$4,2 miliar.
Main HP di ruangan gelap bisa memicu mata lelah, mata kering, hingga gangguan tidur. Simak 11 dampak yang perlu diwaspadai.
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha