Lahan 85 Hektare di YIA Akan Jadi Airport City untuk Wisata, Begini Konsepnya

Bandara Kulonprogo atau YIA, Selasa (13/4/2021). - Hafit Yudi Suprobo
13 April 2021 16:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Lahan sekitar 85 hektare yang dimiliki oleh Bandara Kulonprogo atau Yogyakarta International Airport (YIA) bakal disulap menjadi airport city. Kawasan tersebut diarahkan menjadi destinasi wisata baru di Kulonprogo.

PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) bekerja sama dengan PT Angkasa Pura Property (APP) untuk mengembangkan airport city.

BACA JUGA: Dua Anggota FPI Jadi Buron Terorisme, Ini Penjelasan Mabes Polri

Area Manager II Angkasa Pura Property (APP) Ardiaz Kamil Nuryadin mengatakan APP fokus memanfaatkan lahan seluas sekitar 85 hektare yang merupakan bagian dari masterplan YIA.

Pengembangan lahan tersebut akan berkonsep airport city yang berorientasi pada kegiatan kebandarudaraan dan mendukung kegiatan bisnis yang mampu menjadi destinasi wisata baru

"Pada tahap ini, APP masih dalam proses pencarian mitra dan penyusunan kelayakan proyek untuk menjamin keberlanjutan kegiatan usaha di airport city dalam jangka panjang," ujar Ardiaz, Selasa (13/4/2021).

Saat ini, pengembangan bandara menjadi airport city masih pada tahap perizinan dan pembangunan infrastruktur.

Airport city di sejumlah negara mulai menjadi primadona destinasi wisata. Seperti di Incheon, Korea Selatan, misalnya, aerocity mengedepankan pasar komersial atau bisnis.

BACA JUGA: Terancam Sanksi Berat karena Soal Bocor, Ini Komentar Kepala SMPN 4 Depok Sleman

Angkasa Pura Property berencana untuk mengembangkan lahan tersebut ke dalam sejumlah klaster.

“Ada lima klaster yang bakal dibangun di kawasan airport city, yakni klaster hotel MICE, perkantoran, gudang dan logistik, amenitas [hiburan], serta taman," kata Ardiaz.

"Estimasi pembangunan secara tuntas direncanakan dalam jangka waktu lima tahun dengan operasional kegiatan bertahap.”

Pemerintah kabupaten Kulonprogo juga akan digandeng oleh APP.

Airport city di YIA dapat meningkatkan konektivitas destinasi wisata dan bisnis yang terintegrasi.