MLSC Jogja 2026 Jadi Panggung Bibit Sepak Bola Putri Menuju Timnas
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Lansia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mulai mengubah strategi. Sebelumnya, pemberian vaksinasi lansia didasarkan pada database pendaftaran kemudian sasaran diberikan vaksin di rumah sakit terdekat.
Saat ini, Dinkes melakukan pendataan lansia berbasis kewilayahan. Pendataan dilakukan oleh masing-masing Puskesmas didukung kapanewon, kalurahan hingga padukuhan. Perubahan strategi ini dilakukan untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi Lansia.
Sebelumnya, kata Plh Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Sleman Atikah Nurhesti pemberian vaksin bagi lansia dilakukan dengan cara mendaftar melalui aplikasi. Kemudian, pemberian vaksin di lakukan di rumah-rumah sakit. "Hasil evaluasi, untuk sasaran lansia menggunakan alat elektornik rupayanya kurang efektif sehingga strategi pendataan berbasis kewilayahan dilakukan," katanya, Kamis (15/4/2021).
Setelah pendataan lansia berbasis kewilayahan selesai, Dinkes akan melakukan pemetaan Faskes pelaksana vaksin di masing-masing wilayah. "Jadi kami akan tahu jumlah sasaran per wilayah berapa lansia. Dengan data berbasis kewilayahan, kami bisa langsung memetakan kebutuhan dan distribusi vaksin," katanya.
Dinkes optimistis, perubahan strategi tersebut dapat mempercepat pemberian vaksinasi bagi lansia yang diharapkan selesai akhir Mei 2021. "Dengan data berbasis wilayah ini, kami optimis mampu segera menyelesaikan vaksinasi terhadap Lansia. Tapi semua ini juga tergantung ketersediaan vaksin," katanya.
BACA JUGA: Ini Barang Mewah yang Dibeli Pakai Duit Suap Edhy Prabowo
Sebelum puasa, kata Atika, Dinkes menggelar vaksinasi masal di UII. Selama dua hari, Dinkes mampu melakukan vaksinasi bagi sekitar 1400 an lansia. Hanya saja, jumlah lansia yang sudah divaksin masih jauh dari kebutuhan di lapangan. "Ya laju kecepatan vaksinasi tetap tergantung ketersediaan vaksin di daerah," katanya.
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan kelompok Lansia merupakan salah satu kelompok paling rentan terhadap penularan Covid-19. Disamping pelayanan terhadap Lansia yang telah terdaftar di daftarvaksin.slemankab.go.id, Dinkes melalui Puskesmas menggandeng Linsek di wilayah untuk melakukan pendataan Lansia yang belum mendapatkan vaksin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menindaklanjuti aspirasi warga Jurangjero soal irigasi, PJU, dan penanganan stunting.
Pajak daerah Sleman mencapai Rp930 miliar hingga September 2026. PBB-P2 hampir 100%, sementara BPHTB masih perlu digenjot.
Dispar Sleman menyimulasikan dampak pembukaan Kelok 23 terhadap kunjungan wisatawan, okupansi hotel, dan PAD hingga 2030.
Nusron Wahid mengaku pengunduran diri dari kepengurusan Golkar sudah dibahas dengan Bahlil sejak tahun lalu.
Topan Dujuan mendekati Tokyo, JAL dan ANA membatalkan sedikitnya 275 penerbangan akibat cuaca buruk dan hujan ekstrem.