Peringati Hari Kartini, Sekumpulan Wanita Bagi Masker di Tugu Jogja

Persekutuan Wanita "Kawal" Indonesia DIY membagikan masker di kawasan Tugu Jogja, Rabu (21/4/2021). - Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker
21 April 2021 15:27 WIB Yosef Leon Pinsker Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Persekutuan Wanita "Kawal" Indonesia DIY bersilaturahmi sekaligus memberikan bantuan masker kepada Persit Kartika Candra Kirana Korem 072/Pamungkas pada Rabu (21/4/2021). Kegiatan itu sekaligus dalam rangka peringatan hari Kartini yang jatuh setiap 21 April.

Sebelum itu, aksi sosial berupa pembagian masker juga dilakukan pada hari yang sama di perempatan Tugu Pal Putih Jogja. Acara itu juga diikuti oleh Persekutuan Wanita "Kawal" Indonesia di daerah lain secara serentak di 28 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Ketua DPP Kawal Indonesia, Pdt. Sarlin Mataheru mengatakan, peringatan Kartini di tahun ini pihaknya mengambil tema wanita masa kini dalam semangat berkarya. Meski di tengah suasana pandemi, wanita hendaknya terus menggalakkan semangat berkarya bagi masyarakat.

Baca juga: Hari Kartini, Ini Lirik, Chord dan Nada Lagu Ibu Kita Kartini

"Temanya memang sederhana dan kami ingin wanita menjadi tangguh dan berdampak di masa pandemi ini. Tetap semangat berkarya walaupun suasana pandemi," ujarnya.

Dijelaskan, aksi pembagian masker itu bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19. Dengan demikian, para wanita tetap berperan dengan caranya masing-masing dan sederhana dalam menekan penyebaran virus.

"Kami berharap Indonesia maju dan segera puluh dengan momentum hari Kartini ini," jelasnya.

Baca juga: Pembangunan Jaringan Life Media Mudahkan Masyarakat Menengah Bawah Akses Internet

Sementara, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Korem 072/Pamungkas, Cristine Ibnu Bintang Setiawan mengapresiasi bantuan masker yang diberikan itu. Dia mengatakan sebagai istri TNI yang memiliki mobilitas cukup tinggi mereka juga cukup rentan terhadap risiko penularan Covid-19.

"Kalau kami mungkin bisa membatasi diri untuk bermobilitas, tapi suami kami kan tidak bisa. Mereka setiap hari harus bertugas ke luar dan kembali ke rumah. Itu juga sangat rentan. Kami harap bantuan ini berguna," ujarnya.

Dia juga berharap momentum hari Kartini kali ini bisa dimanfaatkan oleh kaum perempuan Indonesia untuk terus meningkatkan pengabdian dan karya di tengah masyarakat. Sehingga, bisa menjadi wanita yang menginspirasi, mandiri dan bermanfaat bagi bangsa dan masyarakat.