Ribuan Siswa SD di Kulonprogo Sudah Simulasi Sekolah Tatap Muka

Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
27 April 2021 21:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Sebanyak 55 sekolah dasar negeri maupun swasta melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) yang dilakukan selama empat hari sejak Senin (26/4/2021) hingga Kamis (29/4/2021). Simulasi dilaksanakan untuk menguji sekolah agar mampu menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 saat dilaksanakannya pembelajaran tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo, Arif Prastowo, menyatakan simulasi yang dilakukan kepada sebanyak 55 sekolah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan protokol pencegahan penularan Covid-19 yang sesuai dengan standar kesehatan dari Kemenkes RI.

"Simulasi sifatnya mencegah mengecek semua kesiapan sekolah. Ketersediaan sarana dan prasarana di sekolah. Maupun prosedur standar yang dibuat oleh sekolah untuk menghadapi pembelajaran secara tatap muka," kata Arif pada Selasa (27/4/2021).

Dalam pelaksanaan kedua simulasi pembelajaran tatap muka yang dilakukan oleh sejumlah sekolah dasar di wilayah kabupaten Kulonprogo, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mengantongi sejumlah catatan sebagai bahan evaluasi. Di antaranya ketika siswa menjelang masuk ke kompleks sekolah.

"Siswa diantar oleh orang tua atau wali mereka. Karena jam nya sama, akhirnya terjadi penumpukan di pintu gerbang sekolah dasar. Saya sarankan pengantar memperhatikan jarak aman. Jam pulangnya juga diatur berbeda antara satu sekolah dengan yang lain," kata Arif.

Materi pembelajaran saat dilaksanakannya simulasi pembelajaran tatap muka adalah dengan sistem luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring). Terlebih, manajemen resiko juga diterapkan saat simulasi pembelajaran tatap muka.

"Hal tersebut dilakukan agar satuan pendidikan di masing-masing daerah bisa mengambil langkah saat ada siswa yang mengalami gangguan kesehatan. Antisipasinya seperti apa, siapa yang harus mengantarkan siswa yang sakit," kata Arif.

BACA JUGA: Munarman Ditangkap, 60 Personel TNI-Polri Geledah Bekas Markas FPI

"Akhirnya, kami bisa mengetahui bagaimana sekolah bisa beradaptasi dan melakukan antisipasi saat diberlakukannya pembelajaran tatap muka. Dalam pelaksanaannya, diterapkan hanya 50 persen dari kuota keterisian kelas. Satuan pendidikan masing-masing sekolah yang menerapkan teknis pelaksanaan simulasi pembelajaran tatap muka" ungkap Arif.

Adapun, siswa yang mengikuti simulasi pembelajaran tatap muka sekitar 1.000 siswa dari sekitar 10.000 siswa mulai dari PAUD hingga SMA yang ada di kabupaten Kulonprogo. Evaluasi akan dilakukan selama sebelum masa kenaikan kelas pada Juni 2021.

"PTM harapannya bisa segera dilaksanakan pada tahun ajaran baru yakni pada bulan Juni 2021. Simulasi PTM merupakan inisiatif dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo. Simulasi PTM sekolah dasar hanya dilakukan di kabupaten Kulonprogo," kata Arif.