Hajatan FIFGROUP Sleman II Diserbu Pengunjung
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Foto ilustrasi: Petugas dari Polres Gunungkidul dan Dinas Perhubungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan luar DIY di pintu masuk di Kapanewon Patuk, Jumat (12/2/2021)./Ist-dok Dishub Gunungkidul
Harianjogja.com, SLEMAN- Kepolisian Resor (Polres) Sleman menahan satu unit travel gelap yang membawa pemudik saat masuk ke Jogja. Polres Sleman berjanji akan menindak tegas jika selama masa pengetatan larangan mudik ditemukan travel gelap yang mengangkut pemudik.
Kasat Lantas Polres Sleman AKP Anang Tri Novian mengatakan saat dilakukan operasi pengetatan larangan Mudik di Pos Prambanan ditemukan satu kendaraan yang dijadikan untuk mengangkut pemudik. "Ada lima orang di dalamnya, setelah ditanya katanya mudik. Itu dari wilayah Jateng masuk ke Jogja," kata Anang, Senin (3/5/2021).
Anang mengatakan, atas pelanggaran itu maka kendaraan tersebut untuk sementara ditahan di Polres Sleman dan akan dilepas setelah larangan mudik lebaran usai. "Kami beri tilang dan kendaraan ditahan. Itu mobil pribadi, plat hitam, mengangkut pemudik. Kalau travel kan harus plat kuning," katanya.
Baca juga: Aparat Temukan 11 Pemudik Tak Bawa Surat Bebas Covid-19 di Terminal Giwangan
Menurut Anang, temuan tersebut terjadi jalur utama Pos Prambanan. Selain travel gelap, kepolisian kepolisian juga akan mengecek kendaraan bak tertutup untuk memastikan tidak digunakan sebagai angkutan mudik. "Kami terjunkan 213 personel untuk operasi ini. Nanti dibantu dari TNI Polri, Dishub dan Satpol PP. Penjagaan selama 24 jam dengan 3 shift," katanya.
Sementara itu, saat melakukan operasi di pintu masuk Prambanan Sleman pada Senin (3/5/2021) sore, Kanit Dikyasa Iptu Seto Tuswanto mengatakan selama operasi penindakan belum ditemukan travel gelap yang mengangkut pemudik. "Tadi ada travel tapi kosong. Tetap kami minta putar balik," kata Seto usai operasi penindakan digelar.
Menurut Seto, kendaraan yang masuk ke wilayah DIY sampai saat ini masih didominasi plat DIY dan sekitarnya. "Ada beberapa plat dari luar DIY seperti plat Jakarta, Bandung dan Jawa Timur. Semua kami periksa dan sebagian warga sekitar. Tetapi bagi yang tidak bisa menunjukkan dokumen perjalanan dan bebas Covid-19, kami minta putar balik," katanya.
Baca juga: Lonjakan Pemudik Masuk Jogja Mulai Terjadi, Penumpang di YIA Naik 58 Persen
Seto mengatakan, sedikitnya jumlah kendaraan yang diputar balik menunjukkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi larangan mudik semakin meningkat. Hal ini diharapkan terus dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.
"Ini masih masa pengetatan belum larangan. Nanti saat masa larangan mulai 6 Mei hingga 17 Mei, semua kendaraan plat luar daerah (yang tidak termasuk pengecualian) ketika masuk DIY akan diputar balik," katanya.
Termasuk, kata Seto, bus-bus AKAP yang dari luar daerah. Kepolisian akan memeriksa dokumen perjalanan seluruh penumpang. Jika tidak memenuhi syarat, bus akan diminta putar balik. "Kami akan cek dokumennya. Kalau AKAP masih beroperasi saat larangan mudik, maka akan kami minta putar balik," kata Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.