Sehari Jelang Pelarangan Mudik, Begini Kondisi Terminal Giwangan

Terminal Giwangan, Rabu (5/5/2021). - Harian Jogja/Sirojul Khafid
05 Mei 2021 16:47 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Larangan mudik akan berlaku mulai Kamis (6/5/2021) besok sampai dengan 17 Mei 2021. Sehari menjelang larangan mudik diberlakukan, Terminal Giwangan terpantau sepi.

Sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (5/5/2021), hanya terlihat belasan penumpang di terminal. Bus yang beroperasi juga tidak penuh, berisi tidak sampai sepuluh orang.

BACA JUGA: Jalur Tikus di Gunungkidul Akan Diawasi Ketat

Menurut Kepala Unik Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Giwangan Jogja, Bekti Zunanta, dalam beberapa hari terakhir jumlah penumpang di Terminal Giwangan cenderung landai, tidak ada peningkatan yang signifikan. "Betul, hari ini juga landai," kata Bekti, Rabu (5/5/2021).

Dari 1-4 Mei 2021, jumlah kedatangan penumpang bus antarkota antarprovinsi dan antarkota dalam provinsi di Terminal Giwangan secara berturut-turut yaitu 2.214, 2.625, 2.461, dan 2.374 penumpang. Sementara untuk keberangkatan di tanggal yang sama yaitu 3.056, 4.051, 4.434, dan 3.798 penumpang. Pada April 2021, jumlah penumpang juga fluktuatif di angka 1.900, 2.000, dan 2.500 orang. Bekti menyatakan jumlah ini masih tergolong normal.

Dari 6-17 Mei 2021, bus antarkota antarprovinsi umum tidak boleh beroperasi di Jogja. Ini menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan No.PM.13/2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah.

Bus yang tetap boleh beroperasi pada tanggal tersebut, yaitu bus yang memiliki stiker khusus dari pemerintah pusat. Stiker ini sebagai tanda untuk beberapa bus yang membawa penumpang seperti tenaga kerja yang pulang dari luar negeri, warga terlantar Indonesia, pelajar dari luar negeri, dan lainnya yang mendapat keterangan dari pemerintah.