Jumlah Orang Positif Covid-19 Klaster Salat Tarawih Bantul Terus Bertambah

Ilustrasi. - Freepik
05 Mei 2021 10:07 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Jumlah orang positif Covid-19 dari klaster salat tarawih di Pedukuhan Sanggrahan, Kalurahan Murtigading, Kapanewon Sanden, terus bertambah.

"Hingga, hari ini [Rabu (5/5)] telah ada 26 orang positif Covid-19. Ada tambahan empat jemaah positif baru," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, Rabu (5/5/2021).

Atas kondisi ini, Oki-panggilan akrab Sri Wahyu Joko Santoso, melakukan tracing lagi terhadap 25 orang jemaah. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi penambahan pasien positif Covid-19.

Sementara Kepala Dinkes Bantul, Agus Budiraharja menyatakan saat ini potensi penularan Covid-19 di Bumi Projotamansari sangat tinggi.

Hal ini diperlihatkan dengan dominasi zona merah dan orange di kecamatan yang ada di Bantul. Oleh karena itu perlu ketegasan terkait dengan larangan mudik. Sebab, potensi penularan akan semakin tinggi saat ada pemudik telah sampai di Bantul.

Baca juga: Keterisian Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Jogja Masih Normal

"Jika konsisten seluruh pemudik tanpa alasan yang jelas dan tanpa dilengkapi persyaratan, harus diputar balik," jelasnya.

Sementara untuk kegiatan Salat Ied dan halal bi halal, Agus mengungkapkan sampai kini ada beberapa RT di Bantul sesuai dengan PTKM berbasis mikro masuk zona merah dan orange, sehingga dilarang untuk melaksanakan kegiatan baik salat Ied maupun halal bi halal.

Akan tetapi, kebijakan pelarangan ini akan ditinjau lagi lima hari jelang Lebaran.

"RT yang masuk zona merah ada tiga. Berberapa masuk zona orange. Jika nanti berubah masuk zona kuning bahkan hijau maka larangan itu tidak berlaku namun tetap harus mentaati protokol kesehatan," ucapnya.