DBD di Gunungkidul Turun saat Kemarau, Warga Tetap Diminta Siaga
Kasus DBD di Gunungkidul turun saat kemarau, namun warga tetap diminta waspada karena potensi penularan masih ada.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Jajaran Polsek Paliyan berhasil mengungkap kawanan pencuri kayu di Petak 149, RPH Giring, Kapanewon Paliyan, Minggu (9/5/2021) pagi. Sayangnya dari tiga pelaku, polisi baru menangkap seseorang berinisial YT,32, asal Ngeposari, Kapanewon Semanu.
Kapolsek Paliyan, AKP Edi Purnomo mengatakan, upaya pencurian kayu sono di kawasan hutan ini diketahui oleh petugas kehutanan yang melakukan patroli, Sabtu (8/5/2021). Pada saat berkeleliling, petugas mendengar suara gergaji kayu di tengah hutan sehingga dilakukan pengintaian.
Menurut Edy, para pelaku tidak langsung ditangkap karena hingga kayu sono diangkut menggunakan pikap. Nahasnya, pada saat disergap tiga pencuri ini berhasil kabur meninggalkan pikap untuk mengangkut kayu hasil curian. “Kejadian di petak 149 RPH Giring,” kata Edy, Minggu.
BACA JUGA: Konsumsi Ganja, Mahasiswa di Seturan Sleman Diciduk Polisi
Upaya penyergapan yang gagal pun langsung dilaporkan ke Mapolsek Paliyan untuk pengembangan. Hasil laporan dijadikan dasar untuk penyelidikan dan menangkap para pelaku. “Langsung kami terjunkan personel dan akhirnya mengambankan YT yang berada di Kalurahan Pampang pagi-pagi,” ungkapnya.
Menurut dia, YT telah diinterograsi dan mengakui sebagai pelaku pencurian di petak 149. “Yang dua orang berhasil kabur dan sekarang masih dalam pencarian,” katanya.
Selain mengamankan satu pelaku pencurian, polisi juga menemukan barang bukti berupa pikap warna putih AB 8694 DU, dua gergaji, satu terpal dan enam potongan kayu sono. “Semua sudah kami amankan di mapolsek. Untuk pelaku akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Edi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD di Gunungkidul turun saat kemarau, namun warga tetap diminta waspada karena potensi penularan masih ada.
DPR RI hormati putusan MK yang menetapkan Pilkada tetap dipilih langsung oleh rakyat dan siap menindaklanjuti secara yuridis.
Realisasi pajak Sleman capai Rp611 miliar hingga Juni 2026. PBB-P2 tertinggi, pajak tambang masih rendah.
KPI 2026 resmi ditutup di Sleman dengan Janji Publik dan penguatan kolaborasi daerah untuk membangun pendidikan yang inklusif.
KPK menahan Direktur PT MSA Fika Nur Alawi dalam kasus suap Bupati Muara Enim. Kasus berkembang hingga dugaan pengondisian audit BPK.
Pemerintah targetkan 16.557 sekolah terakses internet pada 2026. Digitalisasi pendidikan dipercepat, fokus wilayah 3T.