Advertisement

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Sleman Siapkan Asrama Haji untuk Tampung Pasien

Abdul Hamied Razak
Rabu, 19 Mei 2021 - 05:57 WIB
Sunartono
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Sleman Siapkan Asrama Haji untuk Tampung Pasien Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kesehatan Sleman menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 setelah libur lebaran pekan lalu. Selain mengaktifkan kembali Asrama Haji sebagi selter, Dinkes juga menyiapkan beroperasinya Fasilitas Kesehatan Darurat Covid-19 (FKDC) di Moyudan.

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo menjelaskan, pengaktifan kembali Asrama Haji dilakukan setelah sejumlah ruangan di gedung tersebut selesai direnovasi. Meskipun tidak berharap adanya lonjakan kasus baru Covid-19, namun menurut Joko Gedung tersebut sudah siap dijadikan lokasi selter isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 tanpa gejala.

BACA JUGA : Antisipasi Lonjakan Kasus Covid Pasca-libur Lebaran, Begini Skenario Pemkab Sleman

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Asrama Haji bisa digunakan kembali mulai 20 Mei besok. Ini salah satu langkah antisipasi yang kami lakukan jika terjadi lonjakan kasus," kata Joko, Selasa (18/5/2021).

Selain Asrama Haji, kata Joko, pengoperasian FKDC di Moyudan juga sudah disiapkan jika kasus baru Covid-19 terjadi pascaliburan lebaran di Sleman meningkat drastis. FKDC di Moyudan ini awalnya merupakan klinik swasta yang sudah berhenti beroperasi akibat pandemi Covid-19.

Klinik tersebut disewa oleh Pemkab untuk melayani pasien Covid-19 khusus persalinan. Rencananya terdapat 20 bed yang disiapkan. "Ya nanti bisa separuh untuk ibu melahirkan dan sisanya untuk pasien Covid-19 lainnya. Tapi diutamakan bagi persalinan pasien Covid-19," kata Joko.

Di luar itu, kata Joko, di Sleman juga mengoperasikan fasilitas untuk melayani pasien Covid-19. Seperti Rusunawa Gemawang, Asrama Unisa Yogyakarta, dan puluhan selter yang berada di 37 kalurahan.

BACA JUGA : Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca-Lebaran, Pemda DIY Tambah 30% Tempat Tidur di RS

"Efek libur lebaran baru akan terlihat dalam dua hingga tiga hari ke depan. Mudah-mudahan sih tidak melonjak lagi," katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Disebut Mengandung Pestisida, Mie Sedaap Ditarik di Hong Kong

News
| Rabu, 28 September 2022, 16:47 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement