Buntut Parkir Nuthuk di Jogja, Dishub Minta Petugas Parkir Swasta Urus Izin

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
20 Mei 2021 18:47 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja minta petugas Tempat Khusus Parkir (TKP) swasta untuk urus izin. Menurut Kepala Bidang Perparkiran Dishub Kota Jogja, Imanudin Aziz, meski petugas TKP swasta telah membayar pajak, itu bukan berarti telah berizin. Membayar pajak merupakan kewajiban.

Dalam beberapa pembinaan dengan petugas parkir, masih banyak yang mengira apabila membayar pajak berarti telah mendapat izin. "Yang pertama harus dilakukan adalah mengurus izinnya dulu. Ada persepsi merasa sudah bayar pajak dan dianggap sudah izin. Ketidaktahuan mereka itu ya," kata Aziz, Kamis (20/5/2021).

Kesalahpahaman ini, salah satunya terjadi beberapa waktu lalu dengan petugas parkir di sekitar Gembira Loka (GL) Zoo. Kasus terungkap saat salah satu pengunjung yang parkir di luar area GL Zoo mendapat tarif parkir Rp25.000. Setelah pengunjung tersebut mengunggah ke media sosial dan viral, serta mengadu pada pihak berwenang, Dishub Kota Jogja bekerja sama dengan Kepolisian Resor Kota Jogja menangkap dua petugas parkir yang bersangkutan.

BACA JUGA: Agar Parangtritis Tak Semrawut, Puluhan Pedagang Ditertibkan

Dalam sidang di pengadilan, dua petugas parkir ini mendapat sanksi denda masing-masing Rp500.000. Selain itu, mereka juga mendapat pembinaan dari Dishub Jogja terkait tarif parkir sesuai aturan dan lainnya. Sebelum mendapat pembinaan, petugas parkir tersebut belum paham terkait aturan parkir. Dengan adanya permintaan izin resmi dari Dishub Jogja, harapannya petugas parkir paham terkait aturan.

"Setelah kejadian kemarin, ke depan kami akan lakukan upaya-upaya pengawasan dan penindakan parkir-parkir liar," kata Aziz.