Advertisement

Soal Parkir Nuthuk, Dishub Jogja Sebut Sejumlah Lokasi Potensial Jadi Parkir Liar

Sirojul Khafid
Kamis, 20 Mei 2021 - 19:27 WIB
Bhekti Suryani
Soal Parkir Nuthuk, Dishub Jogja Sebut Sejumlah Lokasi Potensial Jadi Parkir Liar Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Pemkot Jogja mengakui sejumlah lokasi di Jogja potensial jadi tempat beroperasinya parkir liar. Hal itu menyusul kasus nuthuk harga parkir yang dialami wisatawan Gembira Loka (GL) Zoo.

Kepala Bidang Perparkiran Dishub Kota Jogja, Imanudin Aziz mengatakan potensi parkir liar yang ada di Jogja berada di beberapa titik, salah satunya di sisi timur GL Zoo. Selain itu, adapula parkir liar di Jalan Solo.

Dikatakannya, saat ini ada tiga jenis tarif parkir di Jogja, salah satunya kawasan premium. Untuk kawasan premium, tarifnya progresif atau bisa berlipat-lipat sesuai durasi parkir.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA: Pemda DIY Gencarkan Skrining Covid-19 Pasca-Lebaran

"Jadi Jalan Kebun Raya [sekitar GL Zoo] dan Jalan Urip Sumoharjo memang masuk kawasan premium yang tarifnya progresif. Motor itu Rp2.000 kemudian mobil Rp5.000 di tepi jalan umum untuk dua jam pertama, selanjutnya per jamnya Rp2.500," kata Aziz.

Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja mendorong Dishub Jogja untuk tingkatkan edukasi terhadap petugas parkir. Hal ini agar kasus-kasus petugas parkir yang tidak tahu aturan biaya parkir bisa diminimalisir.

"Dishub Jogja agar senantiasa melakukan edukasi serta pembinaan secara spritual dengan mendatangkan pemuka agama. Misalnya, kalau nuthuk [beri biaya di atas kewajaran] parkir itu tidak berkah. Selain masuk perjara, percayalah rejeki itu tidak akan tertukar," kata Anggota Forpi Jogja, Baharudin Kamba.

Dengan pengemasan edukasi yang santai, harapannya bisa membuat petugas parkir lebih profesional dan jujur. "Karena selama ini cara-cara konvensional termasuk vonis dari hakim ternyata tidak memberikan efek jera bagi pelaku karena terulang lagi," kata Kamba.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BPOM Tarik 41 Obat Tradisional dan 16 Kosmetik Mengandung Kimia

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 13:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement