Kronologi Kecelakaan di Jl. Taman Siswa yang Sebabkan 2 Sepeda Motor Terbakar

Kecelakaan di Jalan Tamansiswa, tepatnya di depan Omah Que Frozen Food, Kemantren Mergangsan, Kota Jogja, Sabtu (22/5/2021). - Ist/ tangkapan layar facebook
23 Mei 2021 14:27 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Terlibat kecelakaan, dua sepeda motor terbakar, Sabtu (22/5/2021) pagi sekitar pukul 06.16 WIB di Jalan Tamansiswa, tepatnya di depan Omah Que Frozen Food, Kemantren Mergangsan, Kota Jogja. Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.

Kapolsek Mergangsan, Kompol Tri Wiratmo mengucapkan kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda GL 125 K bernomor polisi AB-3431-PB dengan pengendara sepeda motor Honda Supra bernomor AB-3927-FI. Untuk korban yang terlibat yakni Indarto, 38, warga Keluhan Dubalan RT 08, Timbulharjo, Sewon, Bantul, dengan Agus Rubiyanto, 60, warga Surokarsan MG II 253 RT 13 RW 04, Mergangsan, Kota Jogja.

"Untuk korban pengendara sepeda motor Honda GL 125 K mengalami luka dibagian lutut kaki kanan luka, pelipis mata kanan robek, berobat di RSUD Kota Jogja. Sedangkan untuk korban pengendara sepeda motor Honda Supra mengalami luka pada pelipis kanan sobek, kaki kanan patah, pergelangan tangan kanan sobek, perut memar, berobat di RSUD Kota Jogja," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Cangkringan Satu-satunya Kapanewon Zona Hijau di Sleman

Dijelaskan, peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Supra yang dikendari oleh Agus Rubiyanto berjalan dari arah barat ke timur di jalan Surokarsan. Sesampainya di Jalan Taman Siswa pengendara sepeda motor tersebut berbelok kekanan atau ke selatan.

Saat berada di lokasi kejadian, tepatnya di depan Omah Que Fzozen Food terjadi benturan dengan sepeda motor Honda GL 125 K yang dikendarai Indarto hingga terjatuh dan setelah terjadinya benturan kedua sepeda motor tersebut terbakar.

"Akibat kerasnya benturan, kedua sepeda motor tersebut langsung terbakar. Untuk dugaan sementara, pengendara sepeda motor Honda Supra saat menyeberang kurang mengutamakan pengguna jalan utama," tandas Kompol Tri.