Puluhan PKL di Jalan Jenderal Sudirman Jogja Akan Dipindah

Proyek pengerjaan penataan kawasan simpang Tugu dan penataan kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman mulai dikerjakan-Harian Jogja - Catur Dwi Janati
04 Juni 2021 11:17 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA– Pemerintah Kota Jogja menyiapkan dua lokasi untuk pedagang kaki lima (PKL) Jalan Jenderal Sudirman, Gondokusuman, Jogja. Selama masa revitalisasi ruas jalan dari Galeria Mall hingga Gramedia, PKL akan menempati Jalan Sam Ratulangi dan di sisi-sisi yang masih memungkinkan sekitar Pasar Terban.

Menurut Mantri Pamong Praja Gondokusuman, Guritno, dari data awal ada 48 PKL yang akan pindah. Namun tidak semua PKL merupakan warga Kota Jogja, dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Perbandingannya 50-50 antara PKL yang berasal dari Kota Jogja dan dari luar Kota Jogja. Dan beberapa sudah tidak berjualan karena meninggal dan sebab lainnya,” kata Guritno, Kamis (3/6/2021).

Prioritas penataan ke depannya untuk PKL warga Kota Jogja. Sehingga ada kemungkinkan tidak semua PKL akan tertampung di lokasi yang sudah dipersiapkan. “Terkait teknis penataannya akan seperti apa memang masih belum dibahas secara detil. Tetapi, yang akan diutamakan adalah warga Kota Jogja terlebih dulu. Dimungkinkan tidak tertampung semua,” kata Guritno.

BACA JUGA: Bom Waktu Limbah Tambak di Pesisir DIY

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Jogja, Hari Setya Wacana menargetkan lelang pekerjaan fisik revitalisasi pedestrian Jalan Sudirman tahap tiga pada bulan Juni ini. Dengan alokasi anggaran Rp19,9 miliar dari dana keistimewaan DIY, Hari berharap proses lelang bisa selesai akhir Juni atau awal Juli 2021. Sementara untuk pekerjaan fisik penataan pedestrian ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan.

Konsep penataan tetap mengacu pada revitalisasi pedestrian Jalan Sudirman pada tahap pertama pada 2019 lalu, dari simpang Gramedia hingga Jembatan Gondolayu yaitu garden city. Taman dan pohon perindang yang sudah ada tetap akan dipertahankan dengan adanya penataan. Dengan upaya itu, trotoar terkesan lebih lebar dan nyaman bagi pejalan kaki.