Panel Listrik Underpass YIA Digasak Maling, Kerugian Capai Rp200 Juta

Ilustrasi - Freepik
06 Juni 2021 22:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Panel listrik yang berada di rumah pompa air di Underpass Yogyakarta International Airport (YIA), raib digasak maling, Sabtu (5/6/2021). Akibat pencurian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan panel listrik yang hilang berada di rumah pompa yang berlokasi di Padukuhan Selong, Kalurahan Palihan, Kapanewon Temon. Petugas yang merawat rumah pompa mendapatkan laporan jika lampu di Underpass YIA padam pada Sabtu.

"Petugas bernama Deki Hakim, 37, warga Kalurahan Plumbon, Kapanewon Temon, dihubungi oleh rekannya yang bekerja di PT Adikarya, mengabarkan jika lampu di underpass YIA tepatnya di sisi barat padam," kata Jeffry pada Minggu (6/6/2021).

Deki kemudian mengecek kondisi rumah pompa yang ada di Padukuhan Selong, Sabtu pukul 21.30. Saat sampai di depan rumah pompa, Deki mendapati gembok pintu rumah pompa sudah hilang. Saat di cek ke dalam, beberapa komponen listrik sudah hilang. "Saksi mendapati pintu tertutup namun gembok sudah tidak ada," kata Jeffry.

Sejumlah peralatan listrik yang hilang di antaranya miniature circuit breaker (MCB), panel listrik, sejumlah monitor, technical data, dan kabel genset, dengan total nilai mencapai Rp200 juta.

"Polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Upaya awal yang dilakukan yakni meminta keterangan saksi dan melihat rekaman pengawas di sekitar lokasi kejadian," Jeffry.

Kasus pencurian di rumah pompa Underpass YIA bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, tepatnya 5 Maret 2021, maling menyatroni rumah pompa underpass yang berada di Padukuhan Sidorejo, Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon.

Dalam aksinya, pelaku menggasak beberapa perangkat listrik berupa satu unit amplifier, satu DVD player, monitor CCTV, komputer dan monitor, delapan MCB, genset portable 5.000 Watt, gerinda dan kunci dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta.