Wisata Gunungkidul Meledak PAD Tembus Rp26 Miliar
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Klaster penularan virus corona di Kapanewon Playen bertambah. Klaster baru muncul dari pondok pesantren putri di Kalurahan Bandung, Playen. Penularan ini bermula dari lima santri yang kehilangan indra penciuman secara tiba-tiba.
Panewu Playen, Muh Setyawan Indriyanto mengatakan, total dari klaster pondok pesantren ada 12 santri yang dinyatakan positif corona. Kasus ini muncul bermula adanya lima santri dari ponpes yang kehilangan indra penciuman dua hari lalu.
Pengasuh pondok langsung melakukan tes dan hasilnya kelima santri dinyatakan positif. Oleh pengasuh pondok, 5 orang santriwati ini di tempatkan di ruang isolasi khusus. Selanjutnya dilakukan tracing terhadap 14 santri yang kontak erat. Adapun hasilnya ada tujuh santriwati yang dinyatakan positif corona.
“Upaya penelusuran terus dilakukan,” katanya.
BACA JUGA: Limbah Makanan di Indonesia Sebabkan Kerugian Ekonomi Ratusan Triliun per Tahun
Menurut dia, adanya kasus ini menambah panjang penularan di Kapanewon Playen. Pasalnya, sebelum adanya penularan di ponpes sudah ada klaster pabrik tas dan Dengok.
“Untuk ponpes memang sudah melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kami juga sudah melakukan pengecekan dan pelaksanaan mematuhi protokol kesehatan, tapi untuk penularan asal usulnya belum diketahui secara pasti,” kata mantan Camat Gedangsari ini.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, hari ini penambahan kasus terkonfirmasi positif pecah rekor. Sebelumnya maksimal 50 orang perhari, hari ini muncul 86 kasus baru. “Ini rekor baru,” katanya.
Menurut dia, adanya rekor baru penularan dalam sehari berdampak terhadap penambahkan klaster. Pada awalnya hanya ada Klaster Dengok dan pabrik tas, namun pada Kamis ada tambahan dari klaster hajatan dan keluarga di Girisekar, Kapanewon Panggang. Sedangkan satu klaster lagi berasal dari acara tunangan warga di Kapanewon Karangmojo.
“Untuk data penularan dari klaster baru masih dihitung petugas berapa warga yang tertular. Jadi, sabar dulu. Yang jelas, ada penambahan klaster penularan baru,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Pelemahan rupiah dan konflik Timur Tengah meningkatkan tekanan industri manufaktur Indonesia. Sektor tekstil, otomotif, hingga farmasi paling rentan.
Liverpool resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah gagal meraih trofi musim 2025/2026. Andoni Iraola disebut masuk radar pengganti.
Kemenkes mengintegrasikan skrining kanker usus dalam Program Cek Kesehatan Gratis. Sebanyak 11.000 hasil positif ditemukan dari peserta skrining.
Harga iPhone di iBox pada Mei 2026 mayoritas naik. iPhone 15 dan iPhone 17 mencatat kenaikan terbesar, sementara iPhone 14 justru turun.
Stellantis menarik 419.035 unit Jeep Grand Cherokee di AS akibat gangguan software yang berpotensi menghambat pengembangan airbag samping saat kecelakaan.