Tahapan Krusial Pilur Dimulai Juli, DPMKP2KB Desak Panitia Bergerak
DPMKP2KB Gunungkidul meminta panitia pilur di 31 kalurahan segera menyelesaikan tata tertib dan anggaran menjelang tahapan krusial Juli 2026.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Bupati Gunungkidul Sunaryanta belum mengambil kebijakan darurat penanggulangan Corona.
“Nanti malam [kemarin] baru akan dirapatkan. Yang jelas, semua harus melalui kajian sehingga kebijakan diambil bisa maksimal dalam upaya penanggulangan,” kata Sunaryanta, Senin (14/6/2021).
Menurut dia, sudah ada beberapa masukan, mulai opsi penutupan wisata hingga pelarangan acara hajatan untuk sementara waktu. Namun demikian, kebijakan yang dibuat tak serta merta melihat kondisi yang ada di lapangan saja. Peraturan juga mengacu dengan kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah DIY.
“Semua harus disinergikan. Mudah-mudahan setelah rapat ada kepastian berkaitan dengan kebijakan yang akan diambil untuk penanggulangan,” katanya.
Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, belum ada kebijakan terkait dengan destinasi wisata. Hingga sekarang objek wisata di Gunungkidul masih buka seperti biasa.
“Belum ada penutupan dan saat rapat koordinasi penanggulangan Covid-19 juga tidak disinggung. Namun demikian, apabila pimpinan memutuskan maka kami siap melaksanakan peraturan tersebut,” katanya.
Kasus Covid-19 di Gunungkidul terus bertambah dan belum menunjukkan tanda-tanda melandai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMKP2KB Gunungkidul meminta panitia pilur di 31 kalurahan segera menyelesaikan tata tertib dan anggaran menjelang tahapan krusial Juli 2026.
Kecelakaan di Gedong Kuning Bantul tewaskan satu pengendara. Diduga akibat melawan arus, satu korban lainnya luka serius.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 4 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan fleksibel.
Polisi tangkap satu terduga pelaku penyerangan anggota di Katingan. Pelaku lain masih diburu aparat gabungan.
PSIM Jogja resmi melepas Anton Fase jelang Super League 2026/2027. Cedera jadi faktor utama minimnya kontribusi pemain asal Belanda itu.
Menko PMK Pratikno minta dukungan DIY untuk Gerakan RANA. Fokus pada ruang aman anak, pendidikan inklusif, dan kesehatan mental.