Corona Meroket, Gunungkidul Kaji Kebijakan Darurat

Ilustrasi - Freepik
14 Juni 2021 18:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDULBupati Gunungkidul Sunaryanta belum mengambil kebijakan darurat penanggulangan Corona.

“Nanti malam [kemarin] baru akan dirapatkan. Yang jelas, semua harus melalui kajian sehingga kebijakan diambil bisa maksimal dalam upaya penanggulangan,” kata Sunaryanta, Senin (14/6/2021).

Menurut dia, sudah ada beberapa masukan, mulai opsi penutupan wisata hingga pelarangan acara hajatan untuk sementara waktu. Namun demikian, kebijakan yang dibuat tak serta merta melihat kondisi yang ada di lapangan saja. Peraturan juga mengacu dengan kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah DIY.

“Semua harus disinergikan. Mudah-mudahan setelah rapat ada kepastian berkaitan dengan kebijakan yang akan diambil untuk penanggulangan,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, belum ada kebijakan terkait dengan destinasi wisata. Hingga sekarang objek wisata di Gunungkidul masih buka seperti biasa.

“Belum ada penutupan dan saat rapat koordinasi penanggulangan Covid-19 juga tidak disinggung. Namun demikian, apabila pimpinan memutuskan maka kami siap melaksanakan peraturan tersebut,” katanya.

Kasus Covid-19 di Gunungkidul terus bertambah dan belum menunjukkan tanda-tanda melandai.