17 Pasien Covid-19 di DIY Meninggal Dunia dalam 24 Jam Terakhir

Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik. - Ist/FOTO ANTARA
15 Juni 2021 18:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 17 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY dilaporkan meninggal dunia selama 24 jam terakhir. Hal itu terungkap dalam laporan data harian situasi Covid-19 di DIY, Selasa (15/6/2021). Adapun pasien yang meninggal tersebut mulai dari usia 33 tahun hingga 77 tahun.

Jumlah kematian yang menembus angka 17 tersebut tergolong paling tinggi yang terjadi selama beberapa bulan terakhir. Kasus Covid-19 di DIY sempat melandai antara Maret, April hingga pertengahan Mei dengan kasus rata-rata di atas 100 per hari. Tetapi memasuki Juni 2021 ini kasus harian kembali naik menembus angka 400.

“Adapun pada Selasa 15 Juni 2021 ini penambahan kasus positif sebanyak 438 kasus,” kata Kepala Bagian Humas Biro UHP Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji, Selasa (15/6/2021).

BACA JUGA: Virus Corona Varian Delta Sudah Menyebar di 74 Negara

Kasus positif Covid-19 tersebut tersebar di lima kabupaten dan kota di DIY dengan rincian Kabupaten Bantul memimpin dengan angka kasus tertinggi di DIY tercatat 178 kasus, disusul Sleman 149 kasus, Kulonprogo 47 kasus, Kota Jogja 44 kasus dan Gunungkidul 20 kasus.

“Rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid - 19 periksa mandiri 86 kasus, tracing kontak kasus positif 324 kasus, skrining karyawan kesehatan satu kasus, perjalanan luar daerah satu kasus dan belum ada info ada 26 kasus,” jelasnya.

Sedangkan untuk pasien sembuh hari ini tercatat 211 kasus dengan rincian Bantul 91 kasus, Sleman 38 kasus, Kulonprogo 34 kasus, Gunungkidul 30 kasus dan Kota Jogja 18 kasus sembuh.

Kasus kematian tertinggi masing-masing lima kasus berasal dari Gunungkidul dan Kota Jogja. Untuk Gunungkidul terdiri atas perempuan usia 67 tahun, laki-laki, 77 tahun, perempuan, 66 tahun, perempuan, 55 tahun dan laki-laki, 76 tahun. Kemudian lima kasus kematian dari Kota Jogja terdiri atas Laki laki, 58 tahun, laki laki, 56 tahun, laki laki, 62 tahun, perempuan, 59 tahun dan laki laki, 56 tahun.

Sedangkan untuk Sleman empat kasus kematian terdiri atas laki laki, 71 tahun, perempuan, 67 tahun, laki - laki, 46 tahun, perempuan, 46 tahun. Bantul dua kasus kematian yaitu laki laki, 71 dan laki laki, 33 tahun serta Kulonprogo satu kasus kemarin yaitu perempuan, 62 tahun. Secara umum perbandingan antara rata-rata tingkat kesembuhan (case recovery rate) di angka 89,27% dan kematian (case fatality rate) 2,61%.

Ditya menambahkan ketersediaan bed atau tempat tidur untuk RS rujukan Covid-19 untuk bed kritikal tersedia 139 bed dan telah terpakai 81 bed. Sedangkan non kritikal tersedia 802 bed dan terpakai 595 bed.