UAD Beri Pendampingan Segar Lansia dan Remaja Sapa Covid-19

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat Fakultas Farmasi UAD di Wirobrajan. - Ist
16 Juni 2021 19:37 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2 sebagai virus menular yang dengan cepat menyebar secara global di dunia menunjukkan bahwa usia lanjut (lansia) merupakan salah satu populasi rentan dalam infeksi Covid-19. Disebutkan pula usia lanjut (lansia) meningkatkan angka kematian dan keparahan penyakit Covid-19.

Upaya pencegahan melalui penerapan protokol kesehatan dan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) di era normal ini sangatlah penting. Begitu pula pada populasi rentan seperti lansia dibutuhkan perhatian dan monitor berkala trkait faktor resiko kardiovaskuler seperti hipertensi, diabetes mellitus. Demikian yang disampaikan oleh Dr.dr.Akrom, M.Kes pada pelaksanaan Pengabdian pada Masyarakat Fakultas Farmasi UAD, Minggu 13 Juni 2021 di RW 09 Wirobrajan.

Pengabdian pada Masyarakat yang telah dilakukan oleh Tim Pengabdi Farmasi UAD (Dr.dr.Akrom, M.Kes, apt. Giananjar Zukhruf Saputri,M.Sc dan apt. Susan Fitria Candradewi,M.Sc) bertujuan untuk mengaktifkan kembali Posbindu di area RW 09 Wirobrajan. Mengingat angka kejadian COVID-19 di wilayah tersebut sempat meningkat, dan populasi lansia yang cukup banyak, dirasa penting untuk memberikan edukasi dan pendampingan untuk para kader kesehatan maupun kader posyandu lansia RW 09.

Rustamaji selaku ketua RW 09 menyebutkan bahwa kegiatan PPM Farmasi UAD ini sangatlah mendukung program RW 09, dan diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan warga RW 09 Wirobrajan, Yogyakarta. "Melalui edukasi secara online baik melalui media leaflet maupun poster maupun pendampingan lansia sehat ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait PHBS dan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 serta mengaktifkan posyandu lansia RW09," terangnya.

Di samping itu disampaikan pula oleh apt. Susan Fitria, bahwa masyarakat juga harus bijak dalam menggunakan suplemen vitamin dalam peningkatan imunitas. "Beberapa potensi alam lainya seperti tanaman obat keluarga juga dilaporkan dapat meningkatkan imunitas, seperti jahe, sereh, sambiloto, kunyit dan sebagainya. Hal ini menjadi peluang untuk masyarakat dapat mengoptimalkan pemanfaatan TOGA," katanya. 

Kegiatan PPM ini dihadiri pula oleh kader remaja yang tergabung dalam Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Cabang Wirobrajan. Muhammad Zuhdan selaku ketua PCPM Wirobrajan menyambut kegiatan ini dan berharap melalui program ini dapat mengaktifkan kader Remaja Siaga Tanggap COVID-19 di wilayah tersebut.

Selain edukasi PHBS, penggunaan vitamin dan pemanfaatan TOGA, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan skrining kesehatan lansia terkait faktor resiko kardiovaskuler. Mengingat angka kejadian hipertensi, diabetes mellitus cukup tinggi pada lansia RW09, diharapkan para kader RW09 dapat memonitor secara berkala di masa pandemi ini.

Apt.Ginanjar Zukhruf menyampaikan bahwa upaya pencegahan keparahan PTM (penyakit tidak menular) dapat dilakukan dengan SALAM yaitu pertama, seimbangkan asupan gizi dan pengaturan diet garam, karbohidrat, dan lemak. Kedua, atur dan kelola sress. Tiga, lakukan aktifitas fisik dan olahraga ringan. Empat, atur dan kelola jam istirahat dan lima, monitoring kondisi kesehatan.

Peserta kader lansia sangat antusias dengan beberapa pertanyaan dan dilakukan pula pelatihan skrining kesehatan lansia yang meliputi skrining tekanan darah, kadar gula darah, maupun kadar kolesterol. Tim Pengabdi Farmasi UAD juga memberikan hibah bantuan satu set alat kesehatan yang diharapkan dapat digunakan tim kader Posbindu RW09 untuk melakukan monitor kesehatan lansia di era pandemi ini. (ADV)