Kampung Lampion Jogja Jadi Percontohan Nasional Penataan Tepi Sungai
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Kampus UGM/Istimewa
Harianjogja.com, DEPOK--Sebanyak 36.470 peserta mengikuti Ujian Mandiri UGM berbasis komputer/ Computer Based Test (CBT-UM UGM) 2021 di dua kota yakni Jogja sebanyak 30.843 peserta dan Jakarta sebanyak 5.627 peserta.
Rektor UGM, Panut Mulyono, yang meninjau pelaksanaan ujian pada hari kedua, Minggu (20/6), menuturkan pelaksanaan ujian secara keseluruhan berjalan dengan baik dan lancar. "Melalui jalur seleksi ini mereka akan memperebutkan 3.240 kursi," ujarnya.
BACA JUGA : Mau Masuk UGM Lewat Ujian Masuk CBT? Persiapkan Hal Ini
Pelaksanaan CBT-UM UGM di Jogja berlangsung pada 19-29 Juni. Sedangkan pelaksanaan CBT-UM UGM di Jakarta akan berlangsung pada 24-29 Juni. "Hasil seleksi akan diumumkan pada 6 Juli," katanya.
Guna mendukung pelaksanaan ujian mematuhi protokol kesehatan, UGM menyediakan sejumlah fasilitas di seluruh lokasi ujian seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, alat pengukur suhu, menyediakan drop zone, dan ruang tunggu yang memadahi syarat physical distancing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.