Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Kondisi Pantai Baron, Gunungkidul, Sabtu (11/8/2018)./Istimewa
Harianjogja.com, TANJUNGSARI – Kesadaran pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran corona masih butuh ditingkatkan. Pasalnya, hingga sekarang masih ada pelanggar protokol kesehatan saat berkunjung di area wisata. Padahal jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat.
Pelanggaran ini salah satunya bisa terlihat di kawasan pantai. Upaya penegakan terus dilakukan dengan melibatkan tim gabungan dari satpol PP, kepolisian, TNI dan anggota SAR Satlinmas.
BACA JUGA : Ditemukan Banyak Pelanggaran Penerapan Prokes
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono mengatakan, pelanggaran protokol kesehata masih terjadi. Sebagai contoh, pada kunjungan Sabtu (19/6) ada 67 pengunjung yang terjaring dalam opearasi masker.
“Untuk hari ini [kemarin] belum terdata pasti jumlahnya. Yang jelas, pelanggaran itu masih ada,” kata Marjono, Minggu (20/6).
Menurut dia, untuk pelanggar tidak ada sanksi denda maupun pidana. Meski demikian, guna memberika efek jera kepada pelanggar diminta melakukan kegiatan bersih-bersih atau menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menghafal Pancasila.
“Setelah sanksi itu diberikan, bagi yang tidak bawa masker akan kami berikan,” katanya.
BACA JUGA : Ada Pelanggaran Prokes, Objek Wisata di Jogja Tetap Dibuka
Ditambahkan dia, upaya penegakan protokol kesehatan tidak hanya dengan melakukan operasi masker. Pasalnya, tim SAR juga terus berpartisiapasi untuk mensosialisasikan jaga jarak guna menghindari terjadinya kerumunan di antara pengunung.
“Terus kami ingatkan untuk pentingnya menjalankan protokol kesehatan, guna memutus mata rantai penyebaran virus corona,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Presiden Prabowo menyerahkan simbolis pesawat Rafale, Falcon 8X, dan A400M kepada TNI AU di Halim Perdanakusuma.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sebanyak 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia, ditemukan. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan pencarian masih berlangsung.