Kasus Ternak Mati Bertambah, Kompensasi Jadi Cara Tekan Brandu
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki memastikan gempa dengan magnitudo 5,1 di barat daya Gunungkidul mengakibatkan sejumlah kerusakan di beberapa titik. Meski demikian, ia memastikan dalam peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
“Terus kami pantau, namun hingga sekarang tidak ada laporan korban jiwa. Sekarang, kami juga masih menunggu laporan secara menyeluruh terkait dengan dampak yang diakibatkan dari gempa,” kata Edy, Senin (28/6/2021).
BACA JUGA: Singapura Anggap Covid-19 sebagai Flu Biasa, Ini Langkah yang Dilakukan..
Menurut dia, hingga sekarang sudah ada enam rumah di Kalurahan Giripurwo, Purwosari dan satu rumah di Songbanyu, Kapanewon Girisubo mengalami kerusakan. Selain itu, di Kalurahan Girisekar, Panggang ada 14 rumah yang rusak ringan. Sedangkan di Kalurahan Ngunut, Playen ada satu rumah rusak karena gempa yang terjadi pada Senin pagi.
Edy mengungkapkan, kerusakan yang terjadi dalam kategori ringan. Warga juga sudah bekerjabakti untuk memperbaiki kerusakan yang ada. “Kami juga sudah cek lokasi dan koordinasi dengan lurah dan panewu untuk memberikan bantuan logistik kepada masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.