Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki memastikan gempa dengan magnitudo 5,1 di barat daya Gunungkidul mengakibatkan sejumlah kerusakan di beberapa titik. Meski demikian, ia memastikan dalam peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
“Terus kami pantau, namun hingga sekarang tidak ada laporan korban jiwa. Sekarang, kami juga masih menunggu laporan secara menyeluruh terkait dengan dampak yang diakibatkan dari gempa,” kata Edy, Senin (28/6/2021).
BACA JUGA: Singapura Anggap Covid-19 sebagai Flu Biasa, Ini Langkah yang Dilakukan..
Menurut dia, hingga sekarang sudah ada enam rumah di Kalurahan Giripurwo, Purwosari dan satu rumah di Songbanyu, Kapanewon Girisubo mengalami kerusakan. Selain itu, di Kalurahan Girisekar, Panggang ada 14 rumah yang rusak ringan. Sedangkan di Kalurahan Ngunut, Playen ada satu rumah rusak karena gempa yang terjadi pada Senin pagi.
Edy mengungkapkan, kerusakan yang terjadi dalam kategori ringan. Warga juga sudah bekerjabakti untuk memperbaiki kerusakan yang ada. “Kami juga sudah cek lokasi dan koordinasi dengan lurah dan panewu untuk memberikan bantuan logistik kepada masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
BGN meminta guru mengedukasi siswa agar MBG dikonsumsi sesuai ketentuan dan tidak dibawa pulang karena berisiko memicu keracunan.
IHSG ditutup turun 1,53% ke 6.267,88. Pasar menanti hasil tinjauan MSCI Agustus yang diumumkan 12 Agustus 2026.
Belanja pegawai Kulonprogo masih di atas 30% APBD. DPRD mendorong efisiensi birokrasi dan penguatan PAD tanpa mengurangi layanan publik.